Pulau Bidadari adalah resort yang berada di Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Dulunya Pulau Bidadari ini bernama Pulau Sakit atau Pulau Purmerend. Di abad ke-17, pulau ini merupakan penunjang dari Pulau Onrust dengan berbagai sarana-sarana penunjang.

Di pulau ini juga, Belanda membangun sebuah benteng pengawas yang berfungsi sebagai sarana pengawasan untuk melakukan pertahanan dari serangan musuh. Pulau Bidadari sempat ditinggali oleh orang Belanda dan Ambon.

Pada tahun 1800, Britania Raya mengerahkan armada lautnya untuk menyerang Pulau Bidadari dan menghancurkan bangunan yang berada di sini. Kemudian di tahun 1803, Belanda kembali menguasai pulau ini dan membangunnya kembali.

jakartatraveller.com
jakartatraveller.com

Akan tetapi, di tahun 1806 Britania Raya kembali menyerang Pulau Bidadari, Pulau Onrust dan beberapa pulau lainnya hingga hancur berantakan.

Namun, di tahun 1827 Belanda mempekerjakan orang Tionghoa dan para tahanan untuk kembali membangun Pulau Bidadari.

Selama beberapa tahun pulau ini tidak berpenghuni, hingga di awal tahun 1970-an, PT Seabreez mengelola Pulau Bidadari untuk menjadi resort wisata. Dan dari tahun inilah nama Pulau Bidadari yang sudah terkenal ini digunakan.

Peninggalan-peninggalan bersejarah dari Belanda itulah yang menjadi daya tarik Pulau Bidadari ini, jadi selain menginap di resort, pengunjung juga dapat mengunjungi tempat wisata yang ada di sana.

1Dermaga Kapal

bidadariisland.wordpress.com

Sebelum memasuki Pulau Bidadari, kamu memang harus menggunakan speed boat terlebih dahulu.

Kamu akan berangkat dari Ancol menuju dermaga Bidadari Eco ini dengan waktu selama 20 menit. Setelah sampai di sini kamu akan melihat keindahan alam yang ada di Pulau Bidadari.

Kamu bisa juga mengambil beberapa foto cantik dengan memanfaatkan keindahan alam yang bisa dilihat di dermaga ini. Kalian tidak akan kecewa kok, walaupun masih di dermaga saja.

liputanspkanakmuda.blogspot.com
liputanspkanakmuda.blogspot.com

Setelah itu kalian akan memasuki Pulau Bidadari dan disambut dengan deretan meriam yang berjajar di depan ikon dari Pulau Bidadari.

Meriam yang ada disini adalah replika yang sengaja dibuat untuk menandakan bahwa kawasan Pulau Bidadari merupakan objek wisata bersejarah.

Jangan lupa lagi untuk mengabadikan momen bersejarah karena telah mengunjungi Pulau Bidadari di depan ikon yang sangat mencolok ini. Supaya kamu mempunyai kenang-kenangan yang bisa disimpan dalam sebuah album foto.

2Benteng Martello

gian.it.student.pens.ac.id

Inilah benteng yang dibangun oleh Belanda sebagai benteng pengawasan. Bangunan ini sudah menjadi reruntuhan yang merupakan sejarah dari masa lalu saat Belanda masih menduduki Indonesia.

Benteng Martello ini juga difungsikan menjadi alat pertahanan untuk melindungi diri dari musuh.

catherinewisatakepulauanseribu.blogspot.com
catherinewisatakepulauanseribu.blogspot.com

Kamu bisa berwisata untuk melihat sejarah yang masih ada ini di Pulau Bidadari. Sembari berfoto-foto ria untuk menjadi kenang-kenangan yang tak terlupakan bersama kerabat atau kawan yang menjadi teman berliburmu.

3Prasasti

adiedoes.blogspot.com

Setelah memasuki Pulau Bidadari ini, kamu akan menuju ke dalam dan melihat ada prasasti besar sebagai penanda bahwa dulunya di tempat ini dibangun benteng-benteng besar yang digunakan untuk mengawasi dan melindungi Pulau Onrust di sekitar abad 19.

4Pohon Jodoh

kompastravelfair.com

Kamu juga bisa menemukan pohon jodoh di sini, pohon dengan nama unik memiliki ukuran yang cukup besar dan usianya sudah terbilang tua.

Konon katanya, jika kamu dan pasangan mengambil gambar di sekitar pohon ini, maka hubungan kalian akan langgeng. Tapi itu cuma katanya saja, jadi jangan percaya, toh jodoh kan udah ada yang ngatur tuh.

Jadi, cobalah untuk mengangendakan kembali jadwal liburanmu, lalu kunjungi pulau yang sangat indah dan kental dengan sejarahnya ini bersama dengan orang-orang yang selalu berbagi kebahagiaan denganmu.

Jangan sampai menyesal karena tidak menyempatkan diri berkunjung ke ssini ya.

SHARE