Kesibukan masing-masing anggota keluarga seakan mustahil untuk menikmati quality time bersama. Bukan hanya ayah yang sibuk bekerja, anak-anak juga disibukan dengan sekolah dan berbagai les.

Terkadang bunda juga disibukan dengan berbagai aktivitas di luar. Jadwal kepulangan dan jadwal istirahat anak tak jarang seperti kucing-kucingan. Saat ayah dan bunda sampai rumah, anak sudah terlelap.

Quality time di dalam keluarga sebenarnya bisa diciptakan dengan mendesain trik yang bisa mengkover keterbatasan saat bersama. Beberapa trik tersebut di antaranya.

1Sisihkan Waktu, Bukan Sisakan Waktu

www.muslimahcorner.com

Tidak bisa dipungkiri bahwa materi penting untuk kehidupan keluarga. Namun bukan berarti materi adalah hal terpenting yang harus dicari mati-matian.

Anak tak hanya butuh materi untuk pertumbuhannya. Anak juga butuh perhatian dari orang tua untuk perkembangannya menghadapi kehidupan.

Karir tak akan pernah habis jika kamu terus-terusan mengejarnya. Kerja lembur memang mendapatkan penghasilan lebih untuk membeli berbagai kebutuhan mewah. Namun, uang dari kerja lembur tak akan pernah dapat membeli waktu bersama anak.

Anak nakal di sekolah biasanya adalah anak yang kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya di rumah. Oleh karena itu menjadi tanggung jawab ayah dan bunda memberikan perhatian pada si kecil.

www.oniyan.blogspot.com
www.oniyan.blogspot.com

Sudah semestinya ayah dan bunda menyisihkan waktu untuk mendengarkan ceritanya di sekolah. Meskipun hal itu tak penting untuk karir ayah dan bunda, namun penting sebagai pintu untuk mendekati hati si kecil.

Rasulullah pernah berpesan untuk mempersiapkan anak dengan sebaik-baiknya, karena kondisi zaman yang dialami si kecil akan berbeda dengan kondisi zaman ayah dan bunda.

2Batasi Durasi Penggunaan Gadget di Rumah

www.nakindonesia.tumblr.com

Di sebuah ruang keluarga, berkumpullah semua anggota keluarga. Namun, ayah sibuk chating dengan kolega bisnisnya. Ibu sibuk belanja online. Sedangkan anak sibuk dengan games di tablet.

Benarlah sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa teknologi mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

Waktu berkumpul bersama keluarga adalah waktu yang sangat berharga. Jangan membuang-buang hal yang berharga tersebut dengan sibuk bersama gadget.

Buatlah kesepakatan bersama seluruh anggota keluarga, bahwa saat berkumpul tidak boleh menggunakan gadget sama sekali.

3Manfaatkan Waktu Liburan

www.suciutami.com

Weekend atau liburan sekolah adalah saat si kecil me-refresh kembali pikirannya dan melupakan sejenak beban-beban akademisnya. Mengapa ayah dan bunda tak sekalian memanfaatkan momentum ini dan melupakan sejenak beban pekerjaan?

Manfaatkan waktu liburan dengan sebaik-baiknya. Jika memang dirasa tak terlalu penting untuk piknik, kamu bisa merencanakan aktivitas bersama keluarga seperti jalan-jalan keliling kompleks perumahan di pagi hari.

Berkumpul dan bercengkrama dengan semua anggota keluarga sudah lebih dari cukup sebagai quality time. Jika perlu ambil jatah cuti kerja saat anak sedang liburan sekolah.

4Usahakan Komunikasi Tetap Lancar

www.kompasiana.com

Komunikasi yang efektif adalah tiket utama menjalin kedekatan dengan si kecil. Usahakan selalu berkomunikasi efektif dengan si kecil di sela-sela kehidupan sibukmu.

Komunikasi yang efektif adalah komunikasi 2 arah. Tak hanya ayah bunda yang selalu memberikan perintah. Namun si kecil juga berhak menyampaikan apa yang menjadi keinginannya.

Jika perlu berikan sebuah buku untuk ia menuliskan apa yang dialaminya hari itu dan bagaimana perasaannya. Saat ayah dan bunda benar-benar kesulitan mencari waktu luang, gunakan buku tersebut menjawab keluhan si kecil.

www.majalahembun.com
www.majalahembun.com

Hindari pemberian HP dengan fitur canggih. Hal ini dikhawatirkan akan menjadi bumerang. Bukan anak berkomunikasi efektif dengan orang tua, namun mereka asyik dengan dunianya sendiri.

Terlebih fitur online akan semakin menyulitkan mengontrol apa saja yang ia buka di situs internet.

SHARE