Revolusi bumi adalah peristiwa berputarnya bumi mengelilingi matahari menurut lintasannya yang berbentuk elips. Arah bumi mengitari matahari ini berlawanan dengan arah jarum jam.

Revolusi bumi mengakibatkan beberapa gejala alam yang tentu saja berpengaruh terhadap penduduk bumi. 6 gejala alam yang diakibatkan revolusi bumi diantaranya sebagai berikut.

1Terjadinya Tahun Kabisat

www.homepinkhome.wordpress.com

Kalender masehi yang digunakan masyarakat dunia mengacu pada gerak revolusi bumi. Sekali mengelilingi matahari, bumi membutuhkan waktu 365 hari, 6 jam, 9 menit, dan 10 detik.

Waktu inilah yang disebut satu tahun. Jika dibulatkan maka satu tahun terdiri dari 365 hari. Kelebihan 6 jam, 9 menit, dan 10 detik dibulatkan menjadi satu hari dengan akumulasi 4 tahun sekali.

Oleh karena itu terdapat tahun kabisat di mana satu tahun terdiri dari 366 hari. Tahun kabisat adalah tahun dengan kelipatan 4,1 hari ini diberikan pada bulan Februari menjadi 29 hari pada tahun kabisat.

Jika kamu lahir pada tanggal 29 Februari, maka kamu hanya mengalami hari ulang tahun 4 tahun sekali. Bukankah ini adalah hal yang istimewa?

2Terjadinya Perbedaan Lamanya Siang dan Malam

www.phinemo.com

Jika kita tinggal di Indonesia maka kita tidak akan terlalu merasakan lamanya siang dan malam. Namun, berbeda dengan belahan bumi sekitar kutub utara dan selatan.

Sebenarnya perbedaan waktu siang dan malam merupakan kombinasi antara revolusi bumi dengan kemiringan sumbu bumi terhadap bidang orbit elipstika.

Sebagai contoh pada tanggal 21 Maret sampai dengan 23 Desember kutub utara mendekati matahari, sedangkan kutub selatan menjauhi matahari. Akibatnya belahan bumi utara terpapar sinar matahari lebih lama dibandingkan bagian selatan.

Belahan bumi utara mengalami siang yang lebih lama, bahkan ada yang mengalami siang 24 jam. Sebaliknya belahan bumi selatan mengalami siang yang lebih singkat.

www.2persen.wordpress.com
www.2persen.wordpress.com

Jika diamati dari khatulistiwa, maka matahari tampak bergeser ke utara. Pada tanggal 21 Juni kutub utara paling dekat ke matahari yaitu matahari bergeser 23,5o ke utara.

Pada tanggal 23 September sampai 21 Maret terjadi sebaliknya. Belahan bumi selatan mengalami siang yang lebih panjang dibandingkan belahan bumi utara.

Wah jika bulan puasa, bisa repot ya berpuasa di belahan bumi yang mengalami siang lebih panjang?

3Gerak Semu Tahunan Matahari

www.dinamikasains.blogspot.com

Gerak semu ini merupakan pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara pada 22 Desember sampai 21 Juni serta pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi selatan pada tanggal 21 Juni sampai 21 Desember.

Sebenarnya matahari tidak bergerak. Pergerakan semu ini merupakan akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.

4Terjadinya Perubahan Musim di Bumi

www.munadiakrom.wordpress.com

Pernahkah kamu pergi ke benua Eropa? Eropa memiliki 4 musim yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin. Begitu juga dengan negara-negara di belahan bumi utara dan selatan.

Namun, di Indonesia yang berada tepat di garis khatulistiwa hanya mengalami 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan.

5Perbedaan Rasi Bintang yang Tampak di Bumi

www.zaidnasrullah.wordpress.com

Saat langit cerah perhatikan langit dengan bintang gemintang. Orang zaman dahulu biasanya sangat perhatian dengan rasi bintang, terutama nelayan dan pelaut.

Manusia yang berada di bumi hanya diam mengikuti bumi yang berputar mengelilingi matahari. Oleh karena itu rasi bintang yang nampak di bumi berbeda-beda pada setiap bulan.

Terkadang terlihat rasi bintang waluku, skorpio, dan seterusnya. Perbedaan rasi bintang ini yang digunakan para peramal zodiak. Namun kita sebagai umat muslim tidak boleh percaya dengan ramalan zodiak berdasarkan rasi bintang.

SHARE