Anggapan rumah tangga hanya sekedar hidup bersama perlu di hilangkan dari pikiran, apalagi hanya sekedar romantisme belaka, rumah tangga tidak sesimpel itu. Rumah tangga merupakan hal yang paling besar dalam kehidupan pribadi manusia.

Rumah tangga juga merupakan awal kehidupan yang sebenarnya, hidup yang sejati dimulai dari perjanjian suci dengan disaksikan ALLAH dan manusia, lalu berjalan sampai ia menemukan tempat peristirahatan.

Mari kita bahas bersama tentang sebuah rumah tangga

1Komitmen Kuat Menikah

wynaarini.wordpress.com

Menikah sah adalah dengan akad nikah, dengan adanya akad nikah perjanjian tersebut menjadi kuat. Selain disaksikan oleh banyak orang, sejatinya akad menikah juga disaksikan oleh ALLAH dan ini juga merupakan janji kita kepada ALLAH.

Maka dari itu dibutuhkan komitmen kuat, kekuatan untuk mempertahankannya dan setia senantiasa terus berjuang sampai ALLAH menentukan takdir yang berbeda.

Jika seseorang menikah hanya karena sebab tertentu, karena MBA atau keterpaksaan mengikuti tradisi, maka ikatan komitmen tesebut akan lemah dan kesempatan selesai  atau cerai juga besar.

2Kesepakatan Awal

obatlangsing.net

Menikah menyatukan 2 insan yang berbeda karakter, berbeda pikiran dan tujuan untuk itu menyatukan dan membuat kesepakatan di awal merupakan bagian terpenting untuk menjalani rumah tangga sampai tua dan tiada.

Membuat kesepakatan ini harus didasarkan pada kepentingan berdua, kesepakatan merujuk pendapat dan tujuan yang terbaik.

Salah satu contoh hal yang penting yang harus disepakati adalah masalah finansial. Dan tentunya kesepakatan yang lain, yang kiranya butuh kesepakatan berdua.

3Perkenalan Sepanjang Hayat

majelismuslimah.web.id

Menikah merupakan perkenalan yang dilakukan sepanjang hidup bersama pasangan, karena sifat, karakter, emosi dan semua yang ada dimiliki pasangan tidak mungkin dipahami sebentar.

Pasangan yang menikah dulunya pacaran lama saja belum tentu kenal baik pasangannya, apalagi yang menikah dengan jalan dijodohkan yang sebelumnya belum kenal sama sekali.

Tentu itu akan memerlukan waktu yang panjang untuk memahami semua yang ada pada pasangan.

4Navigasi Arah Bahtera Rumah Tangga

achazellacious.blogspot.com

Rumah tangga ibarat kapal yang berlayar tentu harus mempunyai tujuan  dan arah berlabuh, mempunyai kekuatan untuk menerima segala ujian dan rintangan dan kesiapan untuk menerima resiko dan konsekwensinya.

Jika rumah tangga tidak mempunyai tujuan maka kapal perjalanannya akan terombang-ambing di tengah lautan, akan semakin banyak rintangan dan hadangan.

Maka dari itu kesepakatan di awal lah yang menjadi patokan arah navigasi kapal rumah tangga, mau dibawa kemana tujuan keluarga.

5Perjuangan Sampai Mati

berita82.blogspot.com

Tidak mungkin, mustahil rasanya rumah tangga tanpa adanya masalah, tanpa adanya ujian dan hambatan dan pasti akan meningkat terus ujian tersebut, bahkan sampai menuju kematian pun akan ada.

Untuk itu diperlukan kekompakan pasangan dalam berjuang mengarunginya, ibarat  jika kapal hanya dikendalikan satu orang saja akan berat untuk berjuang melawan ombak, akan lama melawan ombak dan kemungkinan akan kalah dan menyerah.

Perjuangan itu perlu semangat bersama, jika satunya tidak semangat, mengaku kalah maka kemungkinan kalah akan semakin besar. Karena mengarungi ombak sendiri dan harus menopang penumpang yang lain akan sangat berat.

Jadi sekali lagi, pernikahan bukan hanya sekedar romantisme, bukan sekedar hidup bersama, bukan sekedar menikmati kehidupan bersama, tapi juga merupakan perjuangan bersama sampai tiada.