Seiring berjalannya waktu, demi mencari apa yang sebenarnya kita cari, seringkali kita diharuskan untuk beranjak pergi dari kampung halaman agar bisa meraihnya. Ya, memang untuk mendapatkan sesuatu harus ada yang kita perjuangkan.

Jauh dari orang tua dan lingkungan yang begitu memanjakan kita, dan menghadapi lingkungan baru di masa perantauan yang menjanjikan masa depan bagi kita.

Tapi meskipun begitu, semua yang ditawarkannya untuk kita tetap tidak bisa membayar rindu pulang kampung. Ini dia alasannya!

1Rumah Adalah Tempat Ternyaman

itshupo.blogspot.com

Ngaku deh, seindah apapun tempat perantauan kita, semelimpah apapun uang dan ilmu yang kita dapatkan di sana, rumah akan tetap menjadi the only one tempat yang kita rindukan karena di sanalah nyaman yang sejatinya itu ada.

Bercengkerama dengan keluarga, membuat kita selalu percaya bahwa tidak akan ada tempat senyaman ini, tidak heran mengapa jika di tanah perantauan kita selalu rindu ingin pulang.

2Awal Semua Kehidupan Kita

beritalamongan.com

Benar sekali, di rumahlah tanah kita lahir, tempat pertama kita disapa dunia, mengenalnya, dan tumbuh bersamanya.Ke manapun dan sejauh apapun kita akan pergi, di sanalah pijakan kita berawal.

Jadi, bukankah sudah memang menjadi hakikatnya jika rumah adalah tempat kita pulang?

3Kebebasan dalam Segala Hal

muslimah.or.id

Saya katakan di rumah kita bebas bisa melakukan apa saja, karena di rumahlah kita bisa tidur, makan, mandi, dan masih banyak yang lainnya dengan FREE! Ya, tanpa berbayar sedikitpun! Di sanalah kita bisa melakukan segalanya dengan cuma-cuma.

Coba saja jika kita di perantauan, sedikit-sedikit bayar, tidur bayar, makan apalagi, sampai-sampai kencing pun juga bayar. Ah, jika begini bagaimana bisa kita tidak merindukan rumah?

4Ketenangan dan Kebahagiaan Selalu Ada

travel.detik.com

Saat kita berada di tanah perantauan, mungkin kita hanya disibukkan dengan urusan yang mengharuskan kita di sana, entah itu bekerja maupun belajar. Hal ini membuat kita seakan-akan jauh dengan ketenangan yang selalu kita dapat di rumah.

Bukan itu saja, kebahagiaan yang sering kita dapatkan dari pelukan orang-orang terkasih seakan-akan juga jarang kita  dapatkan semenjak meninggalkan kampong halaman.

Inilah yang menjadikan libur panjang menjadi momen paling ditunggu agar bisa mendapatkan ketenangan dan kebahagiaan di rumah tersebut.

5Mereka yang Terima Kamu Apa Adanya

puish.blogspot.com

Rumah, tempat tinggal kedua orangtua kita yang dengan senyum dan peluk hangatnya, selalu bisa menerima baik buruknya kita.

Tidak peduli ketika dunia sedang membenci kita, rumah seakan menjadi tempat paling tepat di mana seharusnya kita sekedar mengistirahatkan diri ketika dunia sedang kejam-kejamnya menguji kita.

6Nostalgia Paling Indah

log.viva.co.id

Di sanalah kita bisa bernostalgia, merangkai kisah demi kisah masa kecil dengan sempurna. Suatu masa ketika kita untuk pertama kalinya menangis dan kemudian untuk pertama kalinya bisa berjalan.

Suatu masa ketika kita masalah terbesar yang kita hadapi hanyalah soal matematika yang diberikan guru secara mendadak. Ya, masa yang begitu dirindu, masa kecil itu.

Nah, itu dia tadi kenapa rumah selalu menjadi idaman meskipun tanah perantauan begitu banyak menghadirkan kenangan. Semoga bermanfaat!