poskotanews.com

Rustam Effendi, Walikota Jakarta Utara yang Mendadak Fenomenal

Posted on

Walikota Jakarta Utara yaitu Rustam Effendi memutuskan mundur dari jabatannya, terhitung mulai hari Senin, 25 April 2016.

Keputusan pengunduran diri tersebut terkesan terlalu mendadak, tapi sepertinya sudah direncanakan. Rustam mengungkapkan bahwa dirinya dilihat kurang memuaskan oleh atasan.

Pengunduran dirinya dari jabatan bergengsi sebagai Walikota Jakarta Utara berhasil menuai komentar beragam dari netizen. Media dihebohkan oleh seorang Rustam yang tiba-tiba mendobrak kesunyian Jakarta.

Siapa sebenarnya Rustam?

Mantan Pegawai Harian Lepas

megapolitan.kompas.com
megapolitan.kompas.com

Rustam merintis awal karirnya sebagai pegawai harian lepas di kantor Kelurahan Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Seiring berjalannya waktu, Rustam akhirnya berhasil menduduki jabatan Walikota Jakarta Utara setelah masa kepemimpinan Jokowi berakhir. Rustam dilantik pada 2 Januari 2015.

Pria kelahiran 13 Oktober 1960 ini memiliki karir yang terus meningkat, meskipun statusnya pada saat itu masih pegawai lepas.

Pada tahun 2014, ia tercatat pernah menjadi Wakil Wali Kota Jakarta Pusat. Namun saat Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah diangkat menjadi Sekretaris DKI, Rustam ditunjuk menjadi Plt Wali Kota Jakarta Pusat.

Pemimpin Tegas dan Humoris

poskotanews.com
poskotanews.com

Saat memimpin Jakarta Utara, Rustam melakukan sejumlah penertiban seperti lokasisasi Kalijodo, pemukiman liar di Jalan Tubagus Angke, Kali Karang, Kali Cakung Lama dan Anak Kali Ciliwung Ancol.

Di mata anak buahnya, Rustam dikenal sebagai pemimpin yang tegas namun juga humoris. Pegawainya mengakui bahwa Rustam memang galak.

Tapi di sisi lain, dia suka bercanda dengan pegawainya.

Harus Bertanggung Jawab

makassar.tribunnews.com
makassar.tribunnews.com

Ketika diserahi amanat untuk menjadi Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi telah menyadari besarnya tanggung jawab tersebut.

Menurut Rustam, Jakarta Utara itu medannya luar biasa berat. Siapapun yang hendak menempati posisi sebagai pemimpin yang mengurusi hajat hidup masyarakat Jakarta Utara, harus mempelajari dulu dan menyiapkan strategi khusus.

Tetap Jadi PNS

beritagar.id
beritagar.id

Dengan sisa masa tugas dua tahun enam bulan atau hingga Oktober 2018, Rustam mengaku siap ditempatkan di posisi mana pun.

Yang jelas, Rustam mundur sebagai wali kota, bukan sebagai PNS. Meski begitu, Rustam tak menampik jika memiliki rencana untuk pensiun dini.

Rustam Effendi mengaku pengunduran dirinya dari jabatan Wali Kota Jakarta Utara didukung penuh pihak keluarga.

Rustam berharap dengan pengunduran dirinya bisa mengakhiri kekisruhan antara dirinya dengan sang atasan.

m.monitorday.com
m.monitorday.com

Rustam menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menurut Rustam, apa pun pekerjaannya nanti, dia akan siap untuk menjalani. Rustam mengakui memang dirinya memerlukan kenyamanan dalam bekerja.

Rustam juga tidak mau menjadi headline di pemberitaan media televisi, sebagaimana yang terjadi saat ini.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *