Umat Islam sekarang memang telah berkembang banyak di muka bumi, belahan dunia manapun sepertinya ada saja umat Islam di sana, walau mungkin beberapa masih menjadi minoritas.

Bahkan Negara kita, Indonesia, ditetapkan sebagai Negara dengan jumlah Muslim terbanyak di dunia. Terlepas apakah jumlah yang besar tersebut semuanya benar-benar menjalankan perintah Allah atau tidak.

Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, makin banyak pula orang-orang besar dan ilmuwan yang menyadari akan kebesaran Allah SWT. Ketika mereka mengkaji ilmu pengetahuan, ternyata hal tersebut telah ada dalam Al Qur’an.

Namun di sisi lain, banyak juga umat Islam yang justru menggerus agamanya sendiri, dengan mencaci Allah dan RasulNya, mengatakan ketidak-adilan, dan bahkan membiarkan saat Islam diserang musuh-musuhnya.

Mendekati akkhir zaman, beginilah kondisi umat Islam, terpecah belah dan sering bertikai, antar golongan dan antar komunitasnya sendiri-sendiri.

Sehingga wajar saja, jika kiamat akan datang menemui umat Manusia saat zaman telah menjadi zaman kehancuran dimana pertikaian akan terjadi dan kerusakan dunia mulai dibuat secara besar-besaran oleh umat Manusia.

Dan kembali lagi, bahwa benar sebuah sebutan jika sebaik-baik umat Islam adalah para sahabat Rasul di masa awal-awal Islam. Mengapa bisa demikian?

Para Sahabat Rela Berkorban Apapun demi Islam

BILAL
kalangkangmencrang.blogspot.com

Pernah dengar kisah Bilal yang disiksa hebat karena tetap bersikeras tak mau menjadi murtad? Atau kisah Sumayah yang menemui ajalnya karena tetap tak mau menduakan Allah?

Atau kisah Ja’far, Hamzah, dan para syuhada lain yang gugur di medan perang?

Dan masih banyak lagi kisah para sahabat yang rela mengorbankan apapun yang mereka miliki, bahkan nyawa sekalipun, demi membela Allah dan RasulNya, membela Islam tetap tegak di muka bumi ini.

Adakah umat sebaik mereka saat ini?

Harta Para Sahabat Hampir Seperti Tak Ada Artinya

dad2db1c0821d2a1813caaa03420c061_XL
adityaprass88.mywapblog.com

Siapa yang tak kenal Abu Bakar, Hamzah, Umar, dan beberapa pembesar umat Islam di masa dulu? Mereka memiliki kekayaan yang besar, namun mereka bukan orang pelit yang bermewah-mewah dalam harta.

Abu Bakar selalu menginfakkan seluruh hartanya demi keperluan dakwah dan jihad, bahkan banyak sahabat yang awalnya seorang budak berhasil dibebsakan dengan hartanya.

Umar pun demikian, walau dia seorang pemimpin Negara namun dia tak pernah mau menggunakan harta Negara untuk kehidupan pribadinya walau itu sedikit saja.

Masih adakah umat Islam masa kini yang seperti mereka?

Begitu Patuh pada Perintah Allah

Wanita Bercadar beautiful_arabian_woman_beautiful__faces_by_gurbetruzgari-d5mxxzh
fau2i.blogspot.com

Saat turun ayat Al Qur’an yang mewajibkan Muslimah berjilbab, serta merta para Muslimah di masa itu langsung menggunakan apapun yang mereka miliki untuk menutup seluruh auratnya seperti perintah Allah.

Ada yang mengambil korden, kain penutup kasur atau seprei, kain karpet rumah, dan apapun yang kiranya bisa menjadi penutup aurat. Luar biasa!

Lalu bagaimana kebanyakan Muslimah di masa ini?

Sangat Mencintai Rasulullah SAW

I-Love-My-Prophet-copy1
wahdah.or.id

Bukti cinta kita kepada Rasulullah SAW adalah dengan selalu bershalawat kepadanya, dan menjalankan sunnah-sunnah beliau.

Rasulullah saat akan meninggal, bukan istri, putri, cucu, atau sahabatnya yang disebut-sebut, namun siapakah yang beliau sebutkan dan sangat beliau rindukan tersebut?

“Umatku, Umatku, Umatku…”, beliau begitu merindukan umat-umat Islam yang akan hadir setelah masa beliau, dan beliau ingin menemui mereka di syurga Allah kelak.

Para sahabat sangat mencintai Rasulullah, dengan rela mengorbankan nyawa demi melindungi Rasul, tak ingin Rasul marah pada mereka, dan begitu sedih sampai bertahun-tahun lamanya saat Rasul meninggal.

Semoga sekelumit kisah tentang masa para sahabat Rasul yang merupakan sebaik-baik umat ini bisa memacu semangat kita, umat Islam masa kini, untuk kembali meneladani pendahulu-pendahulu kita tersebut dalam ketakwaan mereka kepada Allah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here