Menikah bukanlah sebuah hal kecil. Hidup berdampingan dengan sosok yang mungkin baru dikenal atau belum lama dikenal menjadi tantangan tersendiri untuk emosional setiap orang.

Jika sebelum menikah mungkin kamu hanya ketahuan olehnya sebagai sosok yang pendiam, setelah menikah mungkin dia akan menyimpulkan hal lain. Karena menikah akan memberitahu semua identitas diri pada pasangan.

Memutuskan untuk menikah memang bukan hal yang mudah dilakukan. Ia memerlukan kemantapan dan kesiapan hati.

Akan banyak permasalahan yang baru untuk dihadapi. Masalah yang datang ketika belum menikah tentu akan sangat berbeda dengan masalah yang datang pasca menikah.

Setiap orang yang akan menikah harus mempersiapkan dengan matang segala sesuatunya.

Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata cerai. Dimana sebuah pernikahan berakhir dengan kegagalan dan perpisahan. Meskipun cerai di perbolehkan dalam agama, namun cerai adalah hal yang paling dibenci oleh Allah.

Perceraian meski dilakukan dengan cara yang baik akan meninggalkan bekas. Terutama bagi kamu yang sudah memiliki keturunan. Ini bisa saja memberikan efek kepada anak-anakmu nanti.

Tetapi cerai bukanlah satu-satu nya jalan untuk menyelesaikan berbagai persoalan rumah tangga. Maka dari itu, sebelum menikah ada baiknya kamu membekali dirimu dengan ilmu-ilmu kerumah tanggaan.

Kamu harus mempelajari seluruh elemen ilmu yang berkaitan dengan membangun rumah tangga. Agar cita-cita membangun keluarga yang samawa itu bisa terwujud.

Menikah akan mengantarkan kepada kedewasaan pemikiran dan sikap. Cobalah memperhatikan beberapa hal berikut sebelum kamu menikah. Tapi perlu diingat, ini hanya beberapa saja.

Sebenarnya masih banyak hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menuju jenjang pernikahan.

1Kondisi Keuangan

themiphz.wordpress.com

Uang memang bukan segalanya, tetapi tidak dapat dipungkiri hidup sekarang pasti kamu butuh uang. Terutama bagi pasangan yang sudah menikah, kondisi keuangan merupakan hal pokok yang harus diperhatikan.

Ini bisa memicu beberapa konflik jika tidak disikapi dengan bijak dan dewasa. Karena sesungguhnya segala permasalahan ada untuk dipecahkan, bukan dijadikan bahan keributan. So, tidak perlu terlalu mengkhawatirkan akan kondisi keuangan.

Karena kamu tidak perlu fokus pada masalah, tetapi fokuslah pada pemecahan masalah.

2Karir dan Pendidikan

agunkzscreamo.blogspot.com

Mungkin banyak yang menentang menikah ketika masih menjadi pelajar atau mahasiswa. Atau bahkan tidak di perbolehkan menikah sebelum memiliki karir yang jelas. Padahal, dengan menikah kamu bisa meniti karir lebih maksimal karena dukungan pasangan.

Oleh karena itu, kamu harus saling mendukung karir dan pendidikan pasanganmu, agar semua bisa mencapai cita-cita dan tujuan bersama.

3Kejujuran

www.ummi-online.com

Kamu mungkin punya situasi yang kelam dimasa lampau. Tapi ingatlah, sesuatu yang paling jauh adalah masa lalu. Jadikan masa lalu sebagai pelajaran. Tidak perlu ditutup-tutupi dari pasangan, karena akan lebih menyakitkan jika pasanganmu mengetahuinya justru dari orang lain.

Banyak pernikahan yang ambruk karena miskin kejujuran dan kepercayaan. Maka ketika kamu membangun rumah tangga bersama pasanganmu, wajib bagimu membangun kepercayaan.

4Komunikasi

www.muslimahcorner.com

Selain kejujuran, komunikasi adalah hal lain yang harus kamu bangun. Karena komunikasi juga sangat rentan hubungannya dengan kejujuran dan kepercayaan.

Bangunlah kesamaan level komunikasi. Setidaknya, apa yang kamu katakan ia mengerti dan sebaliknya.

5Cinta Kasih

www.ummi-online.com

Jika kamu mengalami peningkatan berat badan pasca menikah, ia akan tetap mengatakan “Kamu tetap menjadi yang nomor satu dihati ku”. Karena kamu butuh orang yang menyayangi, mencitaimu setulus hati. Cinta yang bukan didasari hanya pada paras dan kekayaan.

Inilah hal-hal yang harus kamu perhatikan sebelum menikah. Jangan menganggapnya remeh, atau bahkan tidak perduli dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahan.

Karena menikah adalah sebuah jalur yang mengantarkan kepada kebaikan jika kamu berhasil memeliharanya.