Hidup berumah tangga tentu tak lepas dari yang namanya kesalah pahaman, karena memang seorang laki-laki yang telah memutuskan hidup bersamanya dengan seorang wanita yang dinikahinya adalah dua pribadi yang berbeda.

Tidak hanya berbeda secara fisik yang terlihat, namun dari karakter, sifat pembawaan, kesukaan, bahkan asal-usul keluarga dan keinginan masing-masing.

Namun yang namanya pernikahan adalah membangun sebuah tujuan bersama dari dua perbedaan yang disatukan dalam sebuah ikatan cinta yang diridhoi oleh Allah.

Sehingga jika suatu ketika kamu harus mengalami perselisihan dengan pasangan oleh suatu sebab, jangan langsung memvonis bahwa kalian sudah tak cocok untuk menjalani kehidupan bersama lagi.

Karena sesungguhnya hal tersebut wajar terjadi, dan bisa diselesaikan dengan cara yang baik, serta walaupun sedang berselisih tak lantas harus emmbuat suasana harmonis keluarga juga ikut terguncang.

Hmm, lalu bagaimana caranya?

1Saat Marah Kepada Pasangan, Paksa Semua Kebaikan Dirinya Teringat Dibenakmu

love_you_kitty-wide kiki widyasari
nettik.net

Setelah menikah, dan melewati waktu bersama, semua yang ada di dalam diri pasangan kita akan nampak dengan jelas. Semua kelebihan dan kekurangannya.

Dan yang sering menyita pikiran kita bukanlah kebaikan yang ada dalam diri pasangan namun justru keburukannya. Pasangan salah sedikit saja, kita sudah tersulut api amarah karena menganggapnya tak sesuai dengan idaman kita.

Padahal tali pernikahan yang mengikat kita dengan pasangan adalah sebuah bukti bahwa sudah seharusnya kita mampu dan siap menerima kelebihan dan kekurangannya.

Saat kita sedang marah pada pasangan jangan sampai kita kehilangan cinta kita padanya, ingat semua kebaikan dia pada diri kita maupun orang-orang di sekitar kita. Yang pasti jangan sampai kita kehilangan cinta kepadanya.

2Jangan Pernah Mengungkit Semua Kesalahan Pasangan

maxresdefault
youtube.com

Yang harus selalu kita jaga saat kita marah adalah jangan sampai emosi membuat kita lepas kendali, mengeluarkan kata-kata maupun perlakuan kasar pada pasangan, apalagi mengungkit semua kesalahannya.

Ingat lah secara sadar bahwa setiap manusia memiliki kesalahan di amsa lalunya, begitupun dengan kita sendiri bukan?

Maka saat marah kepada pasangan, jangans ampai kita tampil sebagai sosok hakim yang siap menghujaninya dengan berbagai daftar riwayat kesalahannya di masa lalu.

3Jangan Pernah Mengatakan Menyesal Menikah Dengannya

Himizu (Japan, 2011) 6
thaidilemma.blogspot.com

Hindari kata penyesalan dalam bentuk apapun jika sedang beradu argument atau berselisih dengan pasangan hidupmu ya? Hal tersebut akan sangat menyakitkan sekali bagi pasanganmu, karena dia akan merasa kamu sudah tidak mencintainya.

Apalagi jika kalian menikah dengan sadar tidak ada paksaan dari siapapun, jangan sampai emosi menjadi penyebab kamu kehilangan kendali dan rasa cinta pada pasangan halalmu.

4Jangan Pernah Membiarkan Amarah Sampai di Ranjang

Furniture-Set-Kamar-Tidur-Larissa
indofurniture.net

Maksudnya di sini adalah selesaikan permasalahan kalian di atas meja saja, jangan sampai berlanjut di kamar tidur atau saat malam tiba dimana kalian akan tidur bersama. Jangan sampai ada istilah ‘pisah ranjang’ menghiasi rumah tangga.

Seseorang yang tidur dalam keadaan marah tak akan tenang hatinya, dan akan terbangun dengan masih membawa amarah tersebut. Maka selesaikan amarah itu sebelum memejamkan mata.

5Jangan Pernah Ada Kata “Cerai”

CERAI DIBENCI ALLAH
bacaislam.com

Nah, ini dia salahs atu kesalahan fatal awal dari hancurnya sebuah cinta dan rumah tangga. Apalagi bagi lelaki yang sudah kehilangan kendali saat emosi, dengan gampangnya mengucapkan cerai.

Padahal jika dia telah menjatuhkan talak maka dia tak diperbolehkan lagi menggauli istrinya bukan? Dan pun untuk perempuan juga jangan pernah dengan mudah meminta cerai.

Cerai adalah hal yang diperbolehkan namun sangat dibenci oleh Allah, diperbolehkannya pun dnegan syarat dan ketentuan yang sangat jelas sesuai dengan syariat agama.

Dan yang terakhir harus diingat oleh semua yang telah menikah maupun akan menikah, saat dua orang telah ridho menjalin cinta di atas ikatan suci pernikahan, maka mereka harus siap menjalani perjuangan hidup bersama, susah dan senang bersama juga kan?

SHARE