Permainan olahraga basket oleh beberapa pihak dianggap unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh seorang guru olahraga bernama Dr. James Naismith. Tepatnya pada tahun 1981, guru olahraga berkebangsaan Kanada ini mengajar di sebuah perguruan tinggi di YMCA.

YMCA merupakan sebuah wadah bagi para pemuda Kristiani yang berada di Springfield, Massachusets. Pada saat itu Dr. James Naismith diminta untuk membuat sebuah permainan di ruang tertutup untuk mengisi waktu luang para siswa di masa liburan musim dingin.

everydayinbox.com
everydayinbox.com

Naismith pun membuat permainan yang terinspirasi dari yang dulu pernah dia mainkan saat kecil. Kini permainan itu dikenal masyarakat dunia dengan bola basket. Pertandingan resmi bola basket pertama kali diselenggarakan pada tanggal 20 Januari 1982 di YMCA.

Olahraga ini kemudian dengan cepat menjadi terkenal di seantero Amerika Serikat. Bahkan pertandingan bola basket lebih sering diselenggarakan secara rutin di seluruh kota di negara-negara bagian Amerika Serikat.

1Bola Basket Masuk Asia

npr.org

Cina dapat dikatakan sebagai negara pertama yang dijadikan sasaran oleh YMCA untuk mengembangkan olahraga bola basket. Tepatnya pada tahun 1984 diutuslah Bob Baily ke Tientsien untuk memperkenalkan olahraga baru ini.

Selain Cina, Jepang dan Filipina menjadi negara yang memiliki kesempatan pertama mengenal olahraga yang cocok digunakan di dalam dan luar ruangan ini. Tepatnya pada tahun 1900.

2Bola Basket Masuk Ke Indonesia

rzhakim.com

Bola basket pertama kali masuk di Indonesia dibawa oleh para perantau dari Cina. Tepatnya pada tahun 1920-an. Mereka membawa permainan yang sudah berkembang sekitar dua puluh tahun di sana. Saat itu, perkembangan olahraga ini lebih banyak ditemukan di sekolah-sekolah Tionghoa.

Saat itu, olahraga bola basket menjadi olahraga wajib yang harus dimainkan setiap siswa. Karena itu, dapat dipastikan setiap sekolah Tionghoa pasti terdapat lapangan basket di dalamnya. Tidak heran pula jika para pebasket yang menonjol penampilannya pun dari kalangan etnis ini.

3Pembentukan Perkumpulan Basket di Kota-kota Besar

mainbasket.wordpress.com

Perkumpulan-perkumpulan basket di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Medan terbentuk pada era tahun 1930-an. Di kota-kota itulah perkumpulan basket terus berkembang cukup pesat.

Contohnya di Semarang. Pada tahun 1930 terdapat setidaknya empat klub bola basket seperti Chinese English School, Tionghwa Hwee, Fe Leon Ti Yu Hui, dan Pheng Yu Hui atau juga dikenal dengan Sahabat.

Klub Sahabat inilah yang melahirkan seorang legenda basket Indonesia bernama Sony Hendrawan alias Liem Tjien Sion.

4Bola Basket Pasca Kemerdekaan

147-sport.blogspot.com

Setelah Proklamasi Kemerdekaan di tahun 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) yang pertama di tahun 1948, olahraga bola basket turut dimainkan.

Saat itu peserta PON I masih terbatas dimainkan oleh kalangan putra dari masing-masing karesidenan dan juga dari perkumpulan-perkumpulan tiap kota seperti PORI Solo, PORI Yogyakarta, dan Akademi Olahraga Sarangan.

Setelah itu, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) kedua di tahun 1951 olahraga bola basket sudah dikompetisikan dengan peserta dari regu putra dan putri. Regu yang dikirim pun bukan lagi dari Karesidenan. Melainkan cakupannya sudah meliputi provinsi.

Saat itu regu dari Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Utara menjadi regu yang popularitasnya mengemuka karena memiliki kemampuan dalam bermain bola basket di atas regu yang lain.

Pada tahun yang sama, seorang tokoh olahraga nasional bernama Maladi meminta Tonny Wen dan Wim Latumeten untuk membentuk organisasi yang menaungi klub-klub basket di Indonesia. Atas prakarsa keduanya, akhirnya pada tanggal 23 Oktober 1951 terbentuklah Perbasi.

rri.co.id
rri.co.id