Pernahkah kamu membayangkan tinggal di istana layaknya pangeran dan putri seperti pada cerita Disney?

Istana sering kali dikaitkan dengan kehidupan yang nyaman dan mewah. Namun, pada kenyataannya, istana justru digunakan oleh para pemimpin negara sebagai pusat kegiatan pemerintahan sebuah negara dijalankan.

Terkadang istana sekaligus juga difungsikan sebagai tempat tinggal kepala negara beserta keluarganya selama menjabat sebagai pemimpin negara.

Indonesia juga memiliki istana yang dikhususkan bagi para presiden yang sedang menjabat. Jumlahnya tidak hanya satu.

Hingga saat ini terdapat enam istana kepresidenan yang masih digunakan. Namun pada kesempatan ini kami akan mengulas tiga Istana Kepresidenan yang berada di Jakarta dan Bogor.

Berikut ulasannya.

1Istana Negara

hendyherdiman.com

Mulai dibangun pada tahun 1796, bangunan ini pada awalnya difungsikan sebagai kediaman pribadi seorang belanda bernama Van Isseldijk.

Seorang pejabat Raad van Indie, organisasi pusat bagi pemerintah colonial Hindia Belanda di Asia antara tahun 1609 – 1942. Setelahnya, kepemilikan berpindah kepada J.A. Van Braam.

Ketika Indonesia berada di bawah kekuasaan Inggris, gedung ini dibangun menjadi sebuah istana yang megah dengan gaya atsitektur neoklasik. Diperuntukkan bagi orang-orang terhormat.

Tahun 1821, setelah Indonesia dilepaskan kembali kepada Belanda, pemerintahan colonial menjadikannya kediaman gubernur jenderal bila sedang ada urusan di Batavia.

Beberapa peristiwa penting yang pernah terjadi di Istana Negara contohnya seperti konsolidasi yang dilakukan oleh Jenderal De Kock bersama Gubernur Jenderal Baron van der Capellen dalam menghadapi perjuangan Pangeran Diponegoro.

arrahmah.com
arrahmah.com

Selain itu juga untuk merumuskan strategi menghadapi pasukan Tuanku Imam Bonjol.

Tepat pada tanggal 25 Maret 1947, Gubernur Jenderal Johannes van de Bosch mengumumkan sistem tanam paksa di gedung ini.

Selain itu, pada era kemerdekaan penandatanganan naskah persetujuan persetujuan Linggarjati juga dilakukan di gedung ini. Tepatnya pada tanggal 25 Maret 1947.

2Istana Merdeka

klikhotel.com

Istana ini berdiri pada sebidang tanah dengan luas sekitar 2.400 meter persegi. Mulai dibangun tahun 1973 pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Louden dan selesai 6 tahun setelahnya di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Johan Willem van Landsbarge.

Istana ini dulu juga disebut dengan Istana Gambir. Sebab saat itu banyak pohon Gambir yang tumbuh di halaman istana.

Sedangkan nama Istana Merdeka sendiri mulai dikenalkan sejak digunakannya gedung ini sebagai tempat penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat pada tanggal 27 Desember 1949.

intisari-online.com
intisari-online.com

Saat itu Indonesia memang sempat menggunakan sistem pemerintahan federal. Pihak Indonesia diwakili oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, sedangkan Kerajaan Belanda diwakili oleh A.H.J. Lovink,Wakil Tinggi Mahkota di Indonesia.

Pasca penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan RIS, bendera merah putih dikibarkan di halaman istana menggantikan bendera Belanda. Sejak saat itulah, Istana Gambir berganti nama menjadi Istana Merdeka.

3Istana Bogor

kompasiana.com

Sejak jaman pemerintahan kolonial Belanda, Jakarta yang saat itu masih bernama Batavia memang sudah ramai dan memiliki suhu yang cukup panas. Karena itulah para petinggi pemerintah kolonial ingin mencari tempat peristirahatan yang lebih nyaman.

Pada akhirnya, seorang Gubernur Jenderal bernama G.W.Baron van Imhoff berhasil menemukan dan mengusulkan sebuah daerah bernama Kampoeng Baroe. Setahun kemudian, pembangunan tempat peristirahatan bagi para pejabat tinggi mulai dibangunnya.

Buitenzorg, yang artinya bebas masalah dipilihnya sebagai nama bangunan yang baru saja diselesaikannya itu. Sketsa bangunannya mencontoh arsitektur Blenheim Palace, kediaman Duke of Malborough, dekat kota Oxford di Inggris.

Selanjutnya, pada masa Gubernur Jenderal Willem Daendles yang menjabat dari tahun 1808 hingga 1811, bangunan megah ini diperluas dengan memberikan penambahan area di sebelah kanan dan kirinya. Gedung induknya dibangun menjadi dua tingkat.

beritadaerah.co.id
beritadaerah.co.id

Ditambah lagi dengan didatangkannya enam pasang rusa tutul dari perbatasan India dan Nepal.  Sedangkan halamannya yang sangat luas dijadikan kebun raya yang peresmiannya diselenggarakan pada 18 Mei 1834.