Cat air merupakan salah satu media seni lukis berbasis air dengan aplikasi yang ideal diatas kertas. Pigmennya yang halus membuat cat air bersifat transparan dan mudah larut sekalipun sudah mengering di atas palet.

Cat air bukanlah kata umum, melainkan istilah khusus yang merujuk pada bahasa Inggris yaitu watercolour. Dalam artian media lukis berbasis air lain yang tidak bersifat transparan atau aquarel, maka tidak bisa disebut dengan cat air.

Beberapa diantaranya seperti aclyric, gauace, cat poster dll. Media lukis tersebut cenderung memiliki pigmen warna denga konsentrasi tinggi dan lebih efektif jika menggunakan beberapa tehnik seperti plakat, opaque dan impasto.

Dari segi fisik, cat air dibedakan menjadi dua jenis.Yaitu cat air tube dan cat air kering. Masing-masing tentu memiliki keunggulan dan kelemahan. Contohnya pada cat air jenis kering yang lebih simpel. Namun untuk aplikasi teknik melukis yang kompeks, cat air jenis tube pilihannya.

Di Indonesia, seni lukis dengan media cat air seringkali dipandang hanya cocok dilakukan oleh anak anak. Padahal di kalangan akademis seni sendiri, cat air merupakan media sekunder. Hal ini tidak lepas dari sisi kualitas material yang tidak bisa satu level dengan cat minyak diatas kanvas.

Warna cat air mudah menjadi kusam. Apalagi bila karya lukis cat air disimpan di tempat yang lembab. Di samping itu, kertas juga tidak memiliki umur sepanjang kanvas. Itulah mengapa cat air dinilai kurang komersil dan sedikit seniman profesional kita yang melirik media yang satu ini.

Kabar baiknya, justru di balik kurangnya minat para seniman profesional dalam seni lukis cat air. Media lukis ini akhirnya justru mampu dekat dengan masyarakat karena lebih mudah didapatkan dan ekonomis pula.

Bahkan semenjak TK tak sedikit anak Indonesia yang sudah mengenal seni lukis cat air. Media ini termasuk media yang mudah digunakan. Harganya pun relatif murah dan banyak dijual di toko toko buku.

Selain itu sifatnya mudah dibersihkan dan tidak memiliki bau yang tajam. Siapapun yang gemar melukis, cat air adalah media yang sangat direkomendasikan.

Cat air paling ideal diaplikasikan di atas kertas dengan menggunakan kuas. Dari perspektif  peralatan, jenis kertas menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap hasil. Sayangnya hal ini justru sering diabaikan oleh para pelukis pemula.

Jadi, jangan lantas menghukum diri sendiri apabila anda tidak puas dengan hasil. Bahkan, seorang Alvaro Castgnet, tokoh kawakan seni lukis, pun akan terlebih dahulu memeriksa kertas yang kamu gunakan sebelum memperhatikan kecakapan melukismu.