Peristiwa G-30-S/PKI adalah tonggak tergulingnya masa orde lama yang dipimpin oleh Soekarno dan digantikan masa orde lama dengan Soeharto sebagai pemimpinnya.

Sering kita dengar dalam pelajaran Sejarah bahwa G-30-S/PKI adalah sebuah riak kecil yang membuktikan bahwa ideologi pancasila tidak bisa digantikan dengan ideologi komunis.

Peristiwa inilah yang akhirnya menjadi dasar penetapan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila

www.monterre.wordpress.com
www.monterre.wordpress.com

Ada berbagai pendapat dari para ahli sejarah siapa sebenarnya dalang dari peristiwa yang mengorbankan ratusan nyawa termasuk petinggi-petinggi TNI AD ini.

Masyarakat pun tak paham apa yang sebenarnya terjadi di balik peristiwa G-30-S/PKI ini. Masyarakat hanyalah konsumen informasi yang dibuat oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

Namun demikian, terdapat beberapa bukti dari berbagai sumber yang semakin menguatkan keterkaitan Soeharto dan PKI.

1Benarkah Soekarno Dalang Pemberontakan G-30-S/PKI?

www.kaskus.co.id

Sejak awal tahun 1965 sudah terdengar desas desus mengenai rencana kudeta yang akan dilakukan para perwira tinggi untuk melindungi bangsa Indonesia dari rezim komunis.

Ada juga desas desus kubu komunis telah mengatur strategi menggagalkan rencana para perwira tinggi ini.

Pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965. 7 orang pimpinan tinggi Angkatan Darat yaitu Panglima AD Ahmad Yani, Menteri Pertahanan Jenderal A H Nasution, beserta 5 orang jenderal dibunuh di kediaman masing-masing.

Pemimpin aksi ini adalah Letnan Kolonel Untung yang saat itu menjabat sebagai Komandan Batalyon Resimen Cakrabirawa yang bertugas menjaga keamanan presiden.

Penyerbuan dilakukan anak buah Kolonel Untung dibantu Brigade Gamisun Jakarta pimpinan Kolonel Abdul Latief. Beberapa Perwira Angkatan Udara juga terlibat operasi militer yang dikoordinasi Syam Kamaruzzaman.

www.mujitrisno.wordpress.com
www.mujitrisno.wordpress.com

Ahmad Yani dan 2 jenderal di bunuh di rumah masing-masing. Mayat mereka dibawa ke Pangkalan Angkatan Udara Halim Perdanakusuma sebagai markas Letkol Untung.

Setidaknya 500.000 orang telah menjadi korban dalam peristiwa pemberontakan ini. Entah bagaimana skenario yang terjadi, pada akhirnya Soekarno juga berada di Halim Perdana Kusuma pada dini hari 1 Oktober 1965.

Kehadiran Soekarno inilah yang dijadikan bumerang bahwa Soekarno turut andil dalam pemberontakan berdarah ini. Melalui TAP MPRS XXXIII/1967 Soekarno dinyatakan harus mundur dari jabatannya sebagai presiden.

Mungkinkah seorang proklamator yang berjuang mati-matian merebut kemerdekaan RI pada akhirnya melakukan pengkhianatan terhadap bangsanya sendiri?

Kerstin seorang penulis asal Jerman telah mengkaji 22 penulis buku ataupun makalah dan tidak ada satupun yang menganggap Soekarno seorang komunis.

Namun, yang masih menjadi misteri mengapa Bung Karno diam dan tidak membela diri saat dirinya dikatakan memiliki andil dengan PKI? Pendapat terkuat mengatakan bahwa Soekarno tak ingin bangsanya terpecah belah.

2Ambisi Soeharto yang Sangat Terlihat

www.narakata.com

Sebuah film yang disutradarai Arfin C. Noer secara implisit mendeskripsikan bahwa Soeharto adalah tokoh yang paling bersih dan pada akhirnya menjadi superhero yang mengendalikan situasi dalam skenario pemberontakan ini.

Soeharto sama sekali tak memiliki ambisi untuk berkuasa. Namun apakah semua ini benar adanya? Pada kenyataannya Soeharto dekat dengan Brigjen Latief dan Untung. Sebuah kemustahilan bahwa Soeharto sama sekali bersih dari PKI.

Banyak pertinggi perwira yang melihat betapa kentalnya ambisi Soeharto dalam karir militernya.

3Perubahan Setelah Peritiwa G-30-S/PKI

www.rosodaras.wordpress.com

Sejak Proklamasi Kemerdekaan tidak ada perubahan yang sangat drastis dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Namun setelah peristiwa pemberontaan PKI pada tahun 1965 ini terjadi revolusi secara total.

Politik luar negeri Indonesia yang sebelumnya memilih non-blok berubah menjadi memihak blok barat. Ekonomi berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) berbelok menjadi ekonomi pasar dan mengandalkan modal asing dan pinjaman luar negeri.

Masyarakat dalam berbagai ideologis berubah menjadi anti politik. Sastra dan seni yang awalnya sangat kental dengan heroik dan merakyat berubah menjadi budaya menye-menye dan cengeng.

Mungkinkah perubahan drastis ini adalah suatu kebetulan?

4Keterlibatan CIA

id.wikipedia.org

Banyak ahli sejarah yang menyakini bahwa Central Intelligence Agency (CIA) sebagai badan intelijen Amerika Serikat menjadi sponsor dalam pemberontakan PKI.

SHARE