Barangkali kamu hanya mengetahui Sriwijaya yang sekarang sebagai kota Palembang. Meskipun kota tersebut tidak dinamakan serupa, namun kata tersebut sendiri telah berkembang jauh merambah semua hal.

Sebut saja tim sepakbola Sriwijaya FC, maskapai Sriwijaya Air, Pupuk Sriwidjaja (Pusri), hingga Universitas Sriwijaya (Unsri). Tentu saja untuk skala lokal, nama Sriwijaya juga menjadi nama televisi Sriwijaya TV dan koran Sriwijaya Post.

Namun, apa sebenarnya Sriwijaya dan bagaimana yang dikatakan catatan sejarah yang dapat ditelusur hingga saat ini?

1Srivijaya adalah Sriwijaya

auliatasman.unja.ac.id

Kata Sriwijaya berasal dari bahasa Sansekerta srivijaya. Frasa sri berarti gemilang atau bercahaya. Sedangkan kata wijaya atau vijaya berarti kemenangan atau kejayaan. Maka arti penuhnya adalah kejayaan yang gemilang.

triptrus.com
triptrus.com

Beberapa catatan sejarah menyebut bahwa seorang pendeta asal Tiongkok bernama I Tsing / I Ching / Yi Jing meninggalkan sebuah catatan yang mengatakan bahwa ia pernah mengunjungi daerah di Palembang ini pada tahun 671 masehi.

Kemudian setelah berkeliling ke beberapa tempat di Sumatera, Yi Jing kembali ke sini pada tahun 685 dan terus menetap disini hingga tahun 695. Tidak pernah ditemukan catatan yang valid mengenai kapan sebenarnya awal berdiriya kerajaan ini.

2Surat Kepada Khalifah Umar II

yumpu.com

Pada tahun 718, raja Sriwijaya yang bernama Sri Indrawarman berkirim surat pada Khalifah Umar II. Khalifah Umar II atau Umar bin Abdul Aziz ini adalah benar seorang keturunan Khalifah Umar bin Khattab, satu dari 4 Khulafaurasyidin.

Surat tersebut berisi tentang gambaran negeri, pemberitahuan tentang bingkisan yang dikirim untuk khalifah, serta permintaan raja Sri Indrawarman agar Khalifah Umar bin Abdul Aziz mengutus ulama untuk mengajarkan Islam pada raja Sri Indrawarman.

Surat tentang permintaan raja Sri Indrawarman ini dikutip oleh Ibnu Abdu Rabbih, seorang sastrawan Cordoba, Spanyol dalam bukunya Al-‘Iqd Al-Farid.

watchersonthewall.com
watchersonthewall.com

Sumber lain yang menjelaskan tentang keberadaan surat ini adalah Al-Nujum Az-Zahirah fi Muluk Misr wa Al-Qahirah karya Ibnu Tagribirdi. Ibnu Tagribirdi adalah seorang sastrawan asal Kairo, Mesir.

Kutipan Ibnu Abdu Rabbih dan Ibnu Tagribirdi ini dikutip kembali oleh Fatimi S. Q. Di dalam bukunya berjudul two letters from Maharaja to the Khalifah. Buku yang diterbitkan tahun 1963 oleh Islamic Studies di Islamabad.

Sumber valid yang tersedia tentang peristiwa yang terjadi setelah surat menyurat ini hampir tidak ada. Tidak juga ditemukan kepastian apakah raja Sri Indrawarman menjadi muslim atau tidak.

Hal yang dapat dipelajari dari kaburnya fakta sejarah tentang Sriwijaya ini adalah tentu saja tentang Khalifah Umar bin Abdul Aziz.

3Umar bin Abdul Aziz

dailymotion.com

Jika ditelusur kamu akan mendapati bahwa silsilah Umar bin Abdul Aziz akan sampai pada Umar bin Khattab lewat jalur Ashim bin Umar bin Khattab.

Umar bin Abdul Aziz hanya berkuasa sebagai Khalifah sekira 2-3 tahun. Pada waktu yang singkat itu, seluruh daerah di sekitar kerajaan tidaklah kekurangan apapun. Makmur sejahtera.

muslimfigures.net
muslimfigures.net

Hingga pada saat itu tidak ada lagi rakyat yang mau menerima zakat karena semua orang merasa berkecukupan. Cerita lain adalah tentang Umar II yang tidak mewariskan apapun pada anak-anaknya.

Ia berpesan pada anak-anaknya bahwa ia tidak mempunyai apapun. Semua yang ia punya hanya milik negara dan umat. Sebuah sosok otentik yang konsisten dalam perjuangan anti-korupsi dalam pribadi dan keluarga.