Penyakit maag adalah sejenis penyakit yang menyerang sistem pencernaan, yaitu lambung, yang diakibatkan oleh naiknya kadar asam lambung yang berlebih.

Keadaan asam lambung yang sangat tinggi di dalam lambung ini akan memicu rasa perih yang dapat dirasakan oleh si penderita di bagian ulu hati, bahkan bisa juga mengakibatkan si penderita mual dan muntah.

Asam lambung yang tinggi biasanya juga akan mengakibatkan adanya peradangan atau luka di area dinding lambung. Dan jika dibiarkan berlarut, hal ini bisa menyebabkan pendarahan di lambung yang cukup serius.

Kondisi asam lambung yang tinggi sering diakibatkan karena telat makan, makan tidak teratur, dan pola makan tidak sehat.

Nah, untuk menyembuhkan secara perlahan sakit maag ini, ternyata salah satu cara alaminya adalah dengan berpuasa. Lho bagaimana bisa? Yuk simak saja uraiannya berikut ini!

1Puasa Menahan Hawa Nafsu dan Emosi

ibnuabbaskendari.wordpress.com

Salah satu penyebab utama naiknya kadar asam lambung di dalam tubuh adalah karena kondisi stress dan emosi yang tidak stabil.

Nah, bagi seseorang yang berpuasa, yaitu umat Muslim, puasa tak hanya menahan haus dan lapar namun yang lebih utama adalah menahan hawa nafsu termasuk emosi yang tak terkendali.

Dengan mengingat diri bahwa sedang berpuasa, seseorang akan dilatih lebih sabar dan ikhlas karena takut pahala puasanya hilang. Sehingga orang tersebut tak akan mudah mengalami kenaikan asam lambung akibat stress dan emosi yang berlebihan.

2Puasa Menahan Haus dan Lapar Selama Sekitar 12 Jam

www.iberita.com

Lambung yang terus-terusan dipaksa untuk mencerna makanan atau minuman, apalagi jika makanan dan minumannya kurang sehat, tentu akan mengalami stress dan akhirnya melakukan ‘protes’ terhadap manusianya.

Salah satunya adalah dengan meningkatnya asam lambung yang dapat memicu rasa perih, mual, dan bahkan muntah.

Dari penelitian para ahli kesehatan, telah di dapatkan hasil akurat bahwa lambung dan sistem pencernaan juga membutuhkan waktu istirahat untuk tidak mencerna makanan selama sekitar 12 jam.

Waktu istirahat itu akan digunakan lambung dan sistem pencernaan lain untuk berelaksasi dan akan kembali lebih sehat dan segar saat makanan dan minuman masuk ke dalamnya setelah waktu tersebut.

3Saat Puasa Pola Makan Lebih Teratur

www.kosim.web.id

Seseorang yang sangat sibuk sering kali melupakan waktu makan atau makan tidak teratur dengan waktu seenaknya.

Nah, bagi seseorang yang berpuasa, pola makannya mau tak mau pasti teratur. Ada waktu sahur dan berbuka puasa yang membuat para pelaku puasa ini akan mendapatkan asupan gizi yang teratur.

Asal dengan kebijaksanaan bahwa saat makan sahur dan berbuka sewajarnya saja, tidak terlalu banyak dan tidak pula terlalu sedikit.