Kamu sudah nonton film Star Wars VII The Force Awakens? Film ini sudah rilis sejak 3 minggu lalu di Indonesia, sekitar 15 Desember 2015. Tentu saja salah satu hal yang membuat film ini dinantikan di Indonesia adalah tampilnya 3 aktor Indonesia pada film ini.

Nah, bukan hanya menghibur dengan berbagai rekayasa teknologi film layar lebar yang menakjubkan, filim ini telah ditunggu penggemar Star Wars selama puluhan tahun lamanya.

theforceawakensblog.com
theforceawakensblog.com

Biaya produksi film Star Wars sebanyak 200 juta dolar Amerika sepertinya tidak ada bandingannya dengan keuntungan yang tercatat hingga sekarang. Lebih dari 7 kali lipat, 1,557 miliar dolar Amerika. Mencengangkan bukan?

Tahukah kamu, ternyata ada banyak hal penuh hikmah dan pelajaran yang dapat kamu ambil dari film Star Wars VII ini. Berikut penjelasan dan pemaparannya, bagaimana menurut kamu? Sampaikan pendapat kamu di kolom komentar ya!

1Tidak Berkhianat dalam Janji

blissfullydomestic.com

Star Wars VII ini mengajarkan pada kita bagaimana seorang anak menepati janji yang dititipkan oleh orang tuanya. Tentu saja janji adalah suatu yang sangat sakral dalam agama apapun dan masyarakan budaya manapun.

Janji harus ditepati, itulah sebuah keharusan jika memang janji tersebut adalah hal yang baik. Jangan pernah lupakan janji-janji yang kamu buat pada siapapun. Terutama pada orang-orang terdekat yang kamu kasihi sepenuh hati.

2Grandfather is Really A Grand Master

gtindependence.com

Jika kamu sibuk bekerja dan itu sangat mengganggu jatah quality time  kamu dengan anak dan keluarga, kamu harus menebus itu semua. Cara yang paling ampuh adalah melakukan liburan yang panjang dan lama ke rumah kakek anak kamu.

Ayahmu akan memiliki cara pandang yang sama sekali berbeda dalam melakukan transfer nilai dan karakter yang bermoral untuk anak-anak kamu.

Ayahmu tahu apa kekurangannya saat mendidik kamu dan ia tidak akan mengulanginya saat mendidik anak kamu meski dalam waktu yang sangat singkat.

3Jangan Menyerah, Percayalah Pada Anakmu

schoenfeldt.com

Pada suatu titik yang sangat genting, kritis dan sangat frustrating, kamu mungkin akan berpikir untuk menyerah mempercayai anakmu. Menyerah untuk percaya bahwa ia akan menjadi baik, cukup baik, tidak harus seperti yang kamu inginkan.

Tetapi, jangan pernah menyerah. Percayalah, seiring waktu menuju dewasa, anak kamu akan datang padamu dan membuatmu bangga. Membuat kamu bahagia. Percayalah, karena ia adalah anakmu sendiri.

4Sediakan Dirimu untuk Anakmu

gracenotefilms.com

Kamu harus selalu ada dan hadir pada saat anak kamu membutuhkanmu. Jangan pernah menjadi Darth Vader yang lebih mementingkan ambisi dan karir profesionalnya tanpa pernah berhenti.

Ada saatnya kamu harus berhenti, jadilah seorang ayah yang sempurna dan paripurna. Minimal, kamu harus ada saat anakmu gamang dan bimbang dengan dunia yang sungguh membingungkan.

Pada waktu-waktu semacam itulah, anakmu sangat membutuhkanmu. Jadi, penuhilah keutuhannya. Berpikirlah untuk berhenti mengejar karirmu dan mulailah merencanakan banyak quality time untuk anak dan keluarga tercinta.

5Materi Bukan Bukti

huffingtonpost.com

Kasih sayang bukanlah benda atau materi yang bisa kamu beli dengan uang dan kamu berikan kapanpun pada anak kamu. Ia butuh kehadiran kamu dalam masa-masa sulit dan suram masalah yang ia alami.

Materi yang kamu penuhi bukanlah bukti kasih sayang yang menjadi kewajiban kamu. Hadiah mahal dan besar di hari ulang tahun anakmu tidak ada gunanya tanpa kehadiran kamu di sisinya.

Banyak waktu dimana kamu harus ada, harus hadir, itulah bukti kasih sayang kamu yang tulus dan sempurna untuk anak kamu. Anak yang kamu banggakan, anak yang sangat kamu sayangi.