Startup atau perusahaan rintisan adalah perusahaan baru yang belum lama berjalan sehingga masih dalam tahap pengembangan dan penelitian untuk menemukan pasar yang sesuai. Jadi, kamu sama dengan membangun usaha atau bisnis yang masih dirintis.

Kamu-kamu yang berjiwa muda, startup ini bisa kamu mulai dari sekarang, usia bukanlah halangan untuk memulai suatu bisnis. Bukankah selagi muda kamu akan memiliki begitu banyak ide untuk dikembangkan dan bisa berkarya seluas-luasnya?

younginnovator.eu
younginnovator.eu

Apalagi kamu para mahasiswa, karena masyarakat meyakini bahwa tugas seorang pelajar adalah belajar.

Maka, mahasiswa pun demikian, sehingga kamu tidak ada tuntutan untuk mendapatkan uang dengan cepat. Kamu juga masih memiliki banyak waktu untuk mengeksplorasi dunia.

Berikut ini beberapa tips yang bisa kamu pelajari untuk siap membangun sebuah startup saat dirimu masih berstatus sebagai mahasiswa.

1Paham Akan Makna Startup

www.huffingtonpost.co.uk

Jika kamu melihat banyak nama startup di Indonesia ini, keinginanmu untuk membuat suatu bisnis dengan keuntungan yang diraih begitu cepat pasti akan muncul. Sejatinya, untuk memulai suatu perusahaan itu bukan hanya ingin mendapatkan popularitas serta keuntungan semata.

Sudah pasti kamu akan banyak berkorban sebagai seorang perintis agar dapat menjalankan bisnismu dengan baik dan dapat terus bertahan selama mungkin. Para pendiri perusahaan yang kini telah besar namanya pun demikian.

Mereka tidak lantas mengacu pada pada nilai yang didapat, untuk mereka yang terpenting adalah pemecahan masalah yang lebih dibutuhkan oleh mayoritas pasar.

2Ikuti Passionmu

attitudes4innovation.com

Disaat kamu ingin membuat suatu usaha, pikirkanlah hal yang paling kamu senangi. Hal ini akan mendorongmu para mahasiswa untuk memacu semangat dan menjadi motivasi.

Karena kamu akan bisa mengembangkan passion-mu menjadi suatu hal yang menguntungkan.

Maka, pikirkanlah ide bisnis apa yang kira-kira bisa kamu kembangkan sesuai dengan passion yang benar-benar kamu miliki.

3Kuliah Bukan Demi Nilai

blog.chartbeat.com

Banyak orang berkata bahwa mahasiswa dengan nilai yang tinggi itu akan bekerja di perusahaan mahasiswa dengan nilai rendah atau pas-pasan. Kenapa demikian?

Karena, mahasiswa yang bernilai tinggi akan mudah untuk mendapat pekerjaan. Sedangkan mahasiswa yang memperoleh nilai rendah lebih memilih untuk mendirikan usaha karena pasti akan ditolak ketika melamar bekerja. Bagaimana menurutmu?

Kuliah sebenarnya bukan ditujukan untuk mencari nilai, tapi memperoleh ilmu. Ilmu yang kamu dapatkan sudah pasti tidak hanya dalam ruang kelas saja. Banyak ilmu tentang organisasi bisa kamu dapatkan juga melalui BEM atau mengikuti UKM yang ada di kampus.

Akan tetapi, jika kamu ingin belajar tentang kewirausahaan, sudah ada beberapa universitas yang memasukkan mata pelajaran kewirausahaan ini di dalam kurikulum. Dengan begitu, kamu akan memiliki pengetahuan di bidang usaha melalui belajar di kelas.

4Membuka Lebar-lebar Mindset

esmallbusinessassist.com

Bacalah buku, dengan begitu pola pikirmu akan lebih terbuka. Selain itu, sering-seringlah untuk mencari informasi tentang entrepreneurship, sehingga hal ini akan menambah nilai positif bagi dirimu ketika akan membangun sebuah usaha.

Kamu juga bisa turut menjadi peserta di berbagai macam seminar atau mendatangi satu per satu para founder startup untuk bertanya pengalaman mereka secara langsung.

5Beranikan Diri untuk Mencoba

www.growhack.com

Merintis sebuah usaha memang bukan hal yang mudah, tapi jangan takut untuk mencobanya. Dari mencoba itulah kamu akan mengerti metode dan strategi bisnis yang tepat untuk usaha barumu.

Dari pengalaman yang kamu dapat itu akan membuatmu menjadi mahasiswa kreatif dengan skill tinggi untuk lebih mudah melihat peluang yang dibutuhkan pasar. Jadi, jangan takut untuk mencoba suatu hal sesuai dengan keinginanmu.