Struktur sel hewan itu sebagian besar tersusun atas protoplasma. Sedangkan protoplasma merupakan komponen hidup dalam sel atau satuan terkecil dalam makhluk hidup yang berupa cairan koloid.

Cairan koloid itu adalah campuran bahan-bahan organik seperti protein, lemak, karbohidrat, dan bahan organik lain serta organel-organel sel kecuali vakuola yang besar.

Protoplasma terdiri dari 3 bagian utama. Kamu bisa memahaminya dalam penjabaran berikut ini.

1Membran Sel

en.wikipedia.org

Membran sel disebut juga membran plasma yang termasuk bagian penting dari sel. Jika sebuah sel tidak memiliki membran sel, mereka tak akan bisa melangsungkan kehidupannya.

Membran sel sendiri memiliki fungsi sebagai berikut:

  • sebagai pengatur transportasi molekul dan reseptor atau penerima rangsangan dari luar sel.
  • sebagai penerima rangsangan atau reseptor dari luar.
  • sebagai pelindung sel agar isi sel tidak keluar meninggalkan sel.
  • sebagai tempat terjadinya kegiatan biokimia.
  • memelihara perbedaan-perbedaan pokok antara isi sel dengan lingkungannya.
  • mengontrol zat-zat yang boleh masuk dan keluar dari dalam sel.
  • mengontrol atau mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dan lingkungannya.

Membran sel merupakan bagian terluar dari sel yang menjadi pembatas antara bagian dalam sel dengan lingkungan luarnya. Ia pun mampu memelihara perbedaan kadar ion di luar dan di dalam sel.

Membran sel pun merupakan selaput selektif permeabel atau hanya dapat dilalui molekul-molekul tertentu, seperti glukosa, asam amino, gliserol, dan berbagai ion.

Selain itu, membran sel terdiri dari tiga lapisan yang terstruktur protein-lemak-protein yang disebut dengan lipoprotein. Membran sel terbentuk dari struktur utama yang tersusun atas dua lapis dan disebut dengan molekul fosfolipid.

Bukan hanya itu, ada pula molekul kolesterol yang membuat membran sel menjadi tidak kaku. Sedangkan untuk menjalakan fungsinya dengan baik, membran sel dilengkapi dengan molekul protein dan karbohidrat.

Protein berfungsi untuk mengatur lalu lintas bahan yang keluar masuk sel dan menjadi alat komunikasi antar sel. Transpor molekul-molekul bahan dari luar atau dalam sel melalui membran sel berlangsung disebut dengan disfusi, osmosis, atau transport aktif.

2Inti Sel

blognyapelajarsma.blogspot.com

Selanjutnya, yang menjadi bahan utama dari protoplasma adalah inti sel. Inti sel ini berisi butir-butir kromatin yang terhubung dengan benang kromatin bertekstur sangat halus untuk membentuk gulungan benang kromatin yang mengandung bahan genetik.

Di dalam inti ada pula struktur bulat yang lebih padat dan tak dibatasi membran, struktur ini disebut dengan anak inti atau nukleolus. Nukleolus diperlukan untuk membentuk molekul RNA.

Inti sel juga mengandung cairan inti atau nukleoplasma yang tersusun dari molekul asam inti, protein dan benang-benang kromatin. Untuk inti sel sendiri berfungsi untuk mengatur seluruh aktivitas sel dan pewarisan faktor keturunan.

Sedangkan, anak inti memiliki fungsi untuk mensintesis berbagai macam molekul RNA, khususnya pembentukan RNA.

Inti sel itu bisa membelah, ketika ia membelah, sudah tak dapat ditemukan lagi membran inti dan butir-butir kroatin. Tetapi, akan ditemukan struktur baru seperti benang atau batang yang dinamakan kromosom.

Kromosom ini berasal dari benang-benang kromatin yang digulung lebih padat dari butir kromatin, jadi, dalam kromoson pun terdapat DNA. DNA ini diperlukan sebagai kode untuk pembentukan protein dalam sitoplasma.

3Sitoplasma

www.jendelasarjana.com

Sitoplasma adalah bagian sel yang terdapat di luar inti sel dan ia hidup. Beberapa aktivitas sel, seperti metabolisme, gerakan, dan biosintesis berlangsung di dalam sitoplasma ini. Maka dari itu, dalam sitoplasma ini terdapat berbagai perlengkapan sel atau organel.

Dalam sitoplasma ada pula pigmen dan cadangan bahan makanan berupa pati, lemak, glikogen, dan tepung. Nah, organel-organel yang ada dalam sitoplasma ada beberapa, berikut ini di antaranya:

annisafitrin.blogspot.com
annisafitrin.blogspot.com
  • Mitokondria, organel ini nampak seperti benang-benang halus atau butir-butir yang tersebar dalam sitoplasma. Mitokondria berfungsi sebagai pusat respirasi sel dan penghasil energi terbesar di dalam sel.
id.wikipedia.org
id.wikipedia.org
  • Retikulum Endoplasma adalah saluran berkelok yang menghubungkan antara membran sel dengan membran inti. Organel ini dibagi menjadi dua, yakni retikulum endoplasma bergranula kasar dan retikulum endoplasma bergranula halus.
  • Ribosom berbentuk sebagai butiran-butiran yang terdapat di dalam sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma. Ribosom ini berfungsi sebagai tempat sintesis protein dalam sel.
www.jendelasarjana.com
www.jendelasarjana.com
  • Badan Golgi ini terdiri dari kantung-kantung pipih yang disebut dengan sisterna. Badan golgi atau kompleks golgi ini berfungsi sebagai alat pengeluaran protein dan lendir, sehingga kerap disebut dengan organel sekresi.
  • Lisosom adalah organel yang berbentuk oval atau bundar dan dibatasi oleh membran tunggal serta berisi sejumlah enzim pencernaan. Lisosom memiliki fungsi untuk mencernakan organel-organel sel yang telah rusak atau sudah tua.
  • Peroksisom, organel yang mirip dengan lisosom ini berukuran lebih kecil dan mengandung lebih banyak enzim yang berhubungan dengan metabolisme senyawa hidrogen peroksida.
  • Sitoskeleton adalah rangkaian benang-benang yang tersusun atas silium dan flagelum. Sitoskeleton berfungsi untuk menyokong sel dan mempertahankan bentuk sel. Selain itu, ia pun berperan dalam perubahan bentuk sel dan berkaitan dengan gerak sel.
  • Sentriol, organel ini berfungsi saat terjadinya pembelahan sel, yaitu pada pergerakan kromosom atau kromatid.