Kehidupan rumah tangga tentu saja tak selalu mulus. Kadang kebahagiaan terasa sangat indah. Kadang pula sedikit konflik dan masalah datang menyapa.

Hal seperti itu lumrah dalam rumah tangga mengingat pernikahan adalah menyatukan dua manusia dengan dua latar dan karakter yang berbeda.

Nah kali ini kita akan bahas apa jadinya jika sang suami sedang marah atau sebal. Bisa jadi ia marah dan sebal dengan kondisi pekerjaan di kantor, ada masalah dengan lingkungan kompleks, ada konflik dengan anggota keluarga lain atau sedang bertengkar dengan sang istri.

Nah kita akan coba ketengahkan beberapa tips, khususnya bagi para istri jika sang suami sedang marah alias sebal. Apa yang sebaiknya dilakukan para istri?

1Jangan Diganggu!

aboutislam.net

Nah ini kesalahan umum yang dilakukan para istri. Ingan ya para lelaki itu beda perlakuannya dengan wanita. Jika wanita saat ada masalah ingin diperhatikan, didengar curhatnya, berbeda 180 derajat dengan laki-laki.

Laki-laki kalau ada masalah cenderung ingin menyendiri. Istilahnya masuk ke dalam “guanya”. Maka para istri jika melihat gejala sang suami lagi sebal dan marah, jangan banyak diganggu!

Cukup berikan kesempatan bagi si dia untuk menyendiri.Kalau dia sudah mendapat ketenangan pasti dia akan cerita nantinya kok. Jadi harus tahan godaan untuk tak mengganggunya ya..

2Berikan Kenyamanan

kabarmuslimah.com

Nah yang bisa dilakukan sembari menunggu dia di dalam “guanya” adalah berikan kenyamanan. Misal siapkan air mandi hangat untuk dia mandi.

Siapkan makanan kesukaan atau mungkin kopi yang ia gemari. Bersihkan kamar dan ganti sprei dengan yang baru. Intinya berikan lingkungan yang membuat dia nyaman.

Semakin nyaman, pikirannya akan lebih cepat tenang dan dia akan sesegera mungkin berbagi masalahnya dengan kamu. Tapi ingat ya, jangan diganggu!

3Jangan Digurui

www.ummi-online.com

Lelaki itu egonya tinggi. Kenapa ia memilih diam saat ada masalah, karena lelaki menganggap mereka mampu mengatasi masalahnya sendirian.

Makanya kalau suami ada masalah, jangan sekali-kali digurui ya. Biarkan dia tenang dulu. Setelah tenang baru bisa diajak diskusi soal berbagai alternatif masalah.

Sang istri bisa menjadi pendengar yang baik. Namun pastikan saat dia mulai cerita masalahnya, pikirannya sudah jauh lebih tenang.

4Kuatkan Dia

humanevents.co

Berikan dan tunjukkan dukunganmu. Bisa jadi memang sang suamilah yang melakukan kesalahan di tempat kerjanya. Namun kalimat yang kamu keluarkan jangan sampai ikut menyalahkannya.

Tunjukkan dukunganmu. Bukan dukungan untuk berbuat salah tentu saja. Namun dukungan apapun yang terjadi si istri akan selalu berada di disi sang suami. Hal itu sudah cukup untuk menguatkannya

5Hibur Dia

www.ummi-online.com

Kamu mungkin bukan pelawak, namun sang istri adalah seseorang yang paling nyaman dengan dia. Mungkin hiburannya bukan dengan diajak bercanda.

Namun si istri bisa menemaninya nonton film di DVD bareng. Atau tiduran santai di taman belakang rumah. Yang penting dia tetap bisa dalam diamnya namun dengan aktivitas yang menyenangkan.

SHARE