Al-Qur’an merupakan kitab suci umat islam. Kebenarannya sungguh tidak diragukan lagi. Al-Qur’an adalah kalam atau kata-kata dari Allah SWT langsung.

Tidak ada seorangun yang bisa mengubah isinya. Kandungan Al-Qur’an sangat luar biasa. Ia merupakan kitab penyempurna kitab-kitab sebelumnya yakni kitab Zabur, Taurat, dan Injil.

Isinya sangat lengkap dan sesuai dengan perekembangan jaman. Segala permasalahan hidup yang ada jawabannya terdapat di dalam Al-Qur’an.

Al-Qur’an memiliki banyak fungsi antara lain sebagi pedoman umat manusia, pembeda antara hak dan yang bathil, As-Syifa atau obat dari segala penyakit, dan masih banyak lagi.

Bahkan terdapat sejumlah penelitian yang menyimpulkan bahwa bacaan ayat suci Al-Qur’an mampu memberikan efek sebagai penenang.

Penelitian serupa juga dilakukan oleh Dosen Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjajaran.

Adalah Andri Abdurochman, dosen yang melakukan riset tentang manfaat Al-Qur’an. Hasilnya pun menajubkan, bahwa Al-Qur’an ampuh dalam mengobati stres.

1Membandingkan Murottal Al-Qur’an dengan Musik Klasik dan Musik Terapi Relaksasi

play.google.com

Sejak tahun 2007, Andri mulai melakukan riset. Ia membandingkan suara bacaan Al-Qur’an dengan musik klasik dan musik terapi relaksasi yang digunakan untuk  terapi menurunkan stres.

www.youtube.com

Dosen penyandang gelar doktor ini menuturkan bahwa suara bacaan Al-Qur’an memiliki tingkat relaksasi paling baik dibanding musik klasik ataupun musik relaksasi lainnya.

Luar biasa bukan? Musik klasik yang selama ini dipercaya dapat memberikan efek relaksasi bagi siapapun yang mendengarkannya ternyata Al-Qur’an lah yang masih jauh lebih baik sebagai penenang.

2Penelitian Itu Kembali Dilakukan dengan Objek Siswa SD, SMP, dan SMA

aspiandi.blogspot.com

Tidak hanya berhenti di situ. Pada tahun 2010, Andri melakukan percobaan kepada anak-anak. Dengan sasaran anak SD, SMP, dan  SMA.

Mereka merupakan para siswa dari sebuah yayasan di Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkungan.

Anak-anak tersebut diperdengarkan musik  yang bisa meningkatkan stres dalam beberapa waktu. Dan Andri melakukan perekaman otak anak-anak tersebut.

Tentu untuk mengetahui frekuensi gelombang otak akibat dari musik pembangkit stres tadi.

Selanjutnya, anak-anak tadi diterapi dengan mendengarkan bacaan Al-Qur’an selama tiga bulan, kemudian diperdengarkan lagi musik yang bisa meningkatkan stres.

3Bukti Secara Ilmiah pun Terungkap

ardachandra.files.wordpress.com

Setelah tahap-tahap percobaan dan penelitian itu dilakukan terdapat hasil yang menajubkan. Anak yang sudah diperdengarkan suara bacaan Al-Qur’an jauh lebih tenang dan lebih tahan terhadap stres.

Hal ini merupakan efek dari relaksivitas yang dihasilkan akibat mendengar bacaan tersebut.

Perlu diketahui bahwa pada saat otak diberikan stimulus berupa suara, jika spektrum frekuensi suaranya adalah berbanding lurus dengan frekuensi natural sel, maka sel itu akan beresonansi.

www.konseling-hipnoterapi.com

Nah, saat resonansi itu, sel kemudian bisa memberikan sinyal ke kelenjar dalam tubuh untuk mengeluarkan hormon. Kelenjar kesehatan tersebut akan aktif hanya pada kondisi tertentu seperti dalam kondisi tidur.

Ketika seseorang mendengarkan Al-Qur’an, otak akan mengalami relaksasi yang baik sehingga seolah ia sedang berada dalam kondisi tidur.

Kondisi tersebut membuat sel memberikan sinyal ke kelenjar tubuh untuk mengeluarkan hormon. Kondisi itulah yang dialami oleh seseorang ketika melakuakn terapi.

Subhanallah, sangat luar biasa bukan? Al-Qur’an bisa menjadi obat bagi segala penyakit. Hasil riset di atas membuktikan bahwa Al-Qur’an dapat menjadi obat yang ampuh mengatasi stres.

Hidup memang perjuangan kadang kita pernah berada dalam masa sulit sehingga membuat pikiran dan hati menjadi tidak tenang.

Tapi tak perlu risau, Allah telah memberikan obatnya yakni Al-Qur’an. Bacalah Ia. Kedamaian dan ketentraman hati akan kamu rasakan.