Allah SWT menurunkan Al Qur’an tak hanya sebagai mukjizat Rasulullah SAW, namun juga sebagai pedoman hidup bagi umat Muslim.

Selain itu, Al Qur’an juga menjadi sumber hukum dan ajaran dari agama Islam. Agama yang diturunkan Allah sebagai penyempurna dari agama-agama Allah sebelumnya.

Itulah mengapa bahwa Rasulullah Muhammad SAW ditunjuk Allah SWT sebagai Rasul terakhir, yang artinya tak ada lagi kerasulan setelah beliau, dan bahwa ajaran yang beliau bawa adalah yang paling sempurna.

Sebagai sumber dari segala ajaran dan hukum dari Islam, Al Qur’an meliputi seluruh aspek dalam kehidupan umat manusia.

Aturan yang langsung dari Allah ini kemudian disempurnakan atau istilahnya diperjelas dalam masalah tata caranya oleh sunnah atau sabda dari Rasulullah.

Misalkan, dalam Al Qur’an terkandung jelas hukum dan aturan dari Allah, bahwa sholat merupakan perintah wajib, umat Muslim tak boleh meninggalkannya kecuali dia telah mati.

Nah, kemudian Rasulullah SAW melengkapinya dengan memberikan contoh atau teladan tata cara sholat yang diikuti oleh semua umat Muslim sampai akhir jaman kelak.

Lalu perintah dari Allah bagi para Istri Rasul dan muslimah untuk menutup aurat secara syar’i, dan berdasarkan dari sabda Rasulullaah, dijelaskan bagaimana menutup aurat yang syar’i tersebut.

Sebagai sumber ajaran agama Islam, mengatur mulai dari hukum pernikahan, perceraian, muamalah, perselisihan, dan semuanya.

Selain memiliki dasar hukum yang merupakan sumber dari hukum Islam, Al Qur’an sebagai sumber ajaran agama Islam juga mengandung banyak hikmah.

Hikmah tersebut bisa kabar baik bagi mereka yang bertakwa, maupun kabar buruk bagi mereka yang mengingkari Allah beserta RasulNya.

Hikmah dalam Al Qur’an juga ada yang merupakan penggambaran kebaikan, balasan pahala, dan syurga langsung dari kalam Allah, dan ada yang merupakan ancaman, laknat, serta neraka.

Dalam Al Qur’an juga banyak kisah dari para pendahulu yang bisa umat Muslim ambil pelajaran, meneladani kebaikannya dan menjauhi yang terlarang serta buruk.