Setiap orang yang hidup berdampingan selayaknya makhluk sosial sesuai fitrahnya, pasti tak luput dari yang namanya sebuah permasalahan antar individu.

Mulai dari hal yang sangat remeh-temeh atau sepele, sampai hal yang besar.

Semua itu adalah sebuah hal yang lumrah, karena hidup berdampingan memang memicu konflik dari setiap gesekan yang terjadi.

Ada kalanya konflik tersebut antar saudara kandung, kemudian antara orangtua dan anak, antar tetangga, antar teman kerja, bawahan dan atasan kerja, dan masih banyak lagi yang bisa kita temukan di tengah kehidupan ini.

Setan sangat senang dan tak akan pernah lelah sampai Anak Adam dapat mengikuti jejaknya sebagai yang terlaknat masuk ke dalam neraka. Itulah mengapa setan akan terus berusaha menggoda manusia sampai manusia terlena.

Termasuk ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, setan akan terus menguapkan bara api kemarahan hingga manusia hilang kendali akan dirinya dan berbuat kerusakan di muka bumi.

Padahal, jika manusia banyak yang memahami, hakikat sabar dan menjadi pemaaf itu sungguh bisa membuat hidup menjadi nyaman dan tenteram. Segala penyakit fisik dan batin juga bisa dihindari.

Dan inilah 4 alasan logis yang menguatkan pendapat bahwa menyimpan dendam hanya akan membuat hidup menjadi pendek dan tidak bahagia:

Dendam Bisa Membuat Stres

Dendam-dalam-islam-via-kokohnaxnetig.blogspot.com_
www.isikulkas.com

Jika kita terlalu lama menimpan dendam dalam hati kita, yang ada kita akan stress sendiri. Makan, minum, aktivitas, dan sebagainya menjadi tak enak karena kita merasa terbebani akan pikiran dendam tersebut.

Kalau sudah stress bagaimana? Ya seseorang pasti akan mengalami sakit fisik dan batin yang akan merugikan orang itu sendiri.

Dendam Bisa Mengurangi Kekhusyu’an Ibadah

sport-1260817_1920
tabungwakaf.com

Ketika hati diliputi dendam dan amarah, setiap saat yang ada adalah rasa sakit yang tidak mengenakkan hati dan bahkan fisik.

Pada akhirnya melakukan aktivitas apapun akan menjadi tidak nyaman, termasuk dalam menjalankan kewajiban ibadah kepada Tuhan, menjadi tidak khusyu’ juga kan?

Nah kalau sudah tidak khusyu’ apa mungkin Tuhan akan berkenan dengan ibadah kita? Hmm…

Dendam Bisa Memutuskan Ikatan

tali-hampir-putus
kris170845.wordpress.com

Ikatan yang semula baik bisa saja tiba-tiba retak karena dendam seseorang yang terlewat batas, akhirnya tak hanya pada orang yang bergesekan dengannya saja, dia akan merasa ikut tak suka pula pada orang-orang di sekitar orang tersebut.

Dia tak akan suka jika orang yang didendaminya banyak teman atau mendapatkan kebaikan dari siapapun, maka dia akan berusaha menjauhkan kebaikan orang-orang dari orang tersebut. Parah kan ya?

Dendam Bisa Membahayakan Diri

meredam-dendam2-709389
wisata-hatinurani.blogspot.com

Dan yang terakhir, ketika dendam dan amarah sudah berhasil menguasai diri, maka setan akan bermain semakin lincah dengan mendorong manusia berbuat kerusakan di muka bumi ini. Menutup mata dan hati, menjadikannya nekat.

Akhirnya banyak kasus pembunuhan, pemerkosaan, dan penganiayaan di luar sana yang dipicu masalah dendam. Mengerikan sekali!

Nah, setelah kamu membaca 4 alasan kenapa dendam tak patut dipelihara dalam diri tersebut, apa kamu masih akan nekat menyimpan dendam dan tak mau menjadi pribadi yang pemaaf?

Pikir dua kali ya! Hehehe.