Masih percaya tentang pocong yang bergentayangan? Wah sudah jaman moderen seperti ini masak masih percaya guys. Pocong yang kita sering lihat di televisi merupakan pocong buatan manusia lho.

Selama ini memang ada mitos yang berkembang di masyarakat tentang pocong yang gentayangan minta tali pocong dilepas katanya itu akibat pada saat dikubur talinya tidak dilepas.

Padahal tidak seperti itu guys, tidak seperti yang kita bayangkan, disinilah agama akan berperan, bagaimana islam memandang hal tersebut? Yuuk disimak.

1Mitos yang Sukses

youtube.com

Mitos yang berkembang di masyarakat tentang tali pocong yang  tidak dilepas akhirnya jadi hantu pocong tersebut sukses di semua daerah khususnya di Indonesia.

Mitos tersebut tidak hanya sekali dua kali, tapi justru turun temurun, hingga sekarang pun masih ada mitos ini. Hingga manusia rata-rata ketakutan sendiri atas apa yang mereka buat.

Hal ini juga banyak menginspirasi para pembuat film di Indonesia, mereka ramai-ramai membuat film tentang pocong, akhirnya film itu lah yang menguatkan mitos tali pocong tersebut.

2Didukung Tipuan Syetan

jakarta.coconuts.co

Syetan memang pintar, mereka memanfaatkan momen mitos tersebut dengan cara menampakkan diri berwujud sebagai pocong, seolah-olah ikut menguatkan mitos tersebut agar manusia semakin menjadi takut.

Hal ini mereka buktikan dengan menampakkan diri di acara-acara televisi yang bersifat mencari hantu, uji nyali dan sebagainya.

Dengan penampakan itu akhirnya manusia terpedaya dan percaya bahwa pocong itu memang ada, padahal itu cuma perwujudan syetan dalam bentuk lain.

3Kajian Islam Secara Syariah

pamburumasa.blogspot.com

Bagaimana islam memandang tentang hal ini? Tentu ada hukum yang jelas dari islam , bahwa mempercayai mitos diatas termasuk perbuatan kurafat yang tidak berdasar.

Hukum yang mengada-ada dan merugikan sendiri, akibatnya ketakutan terhadap syetan semakin menjadi, hingga akhirnya lebih mengedepankan mitos daripada iman.

Dalam segi agama, melepas tali ikatan kain kafan setelah dikuburkan dianjurkan oleh sebagian besar ulama.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW melepaskan ikatan kain kafan dari jenazah Nu’aim bin Mas’ud saat dimasukan ke dalam kubur.

Demikian dengan apa yang diriwayatkan oleh al Atsram dari Ibnu Mas’ud berkata, ”Apabila kalian memasukan mayit kedalam lahad maka lepaslah ikatannya.” (Markaz al Fatwa No. 57585).

Sementara itu Imam Ar-Romli dalam kitabnya yang berjudul Nihayatul Muhtaj mengatakan.

“Bila mayat sudah diletakkan di kubur, maka dilepaslah segenap ikatan dari tubuhnya berharap nasib baik yang membebaskannya dari kesulitan di alam Barzah.

Karenanya, makruh hukumnya bilamana ada sesuatu yang mengikat bagian tubuh jenazah baik jenazah anak-anak maupun jenazah dewasa,”

Jadi sudah jelas, bahwa dilepasnya tali pocong hanya bertujuan baik, tidak ada akibat jika tidak dilepas, tidak mungkin juga mayit akan bangkit menjadi pocong dan menghantui masyarakat untuk minta dilepas.

Hal itu juga merupakan hal yang bertentangan dengan ajaran islam, islam tidak mengajarkan hal semacam itu. Mitos tali pocong hanya buatan dan angan-angan manusia belaka.

4Hakikat Orang Mati

youtube.com

Pada hakikatnya orang mati memang tidak membawa apa-apa, tidak menginginkan apa-apa dan juga tidak berfikiran hal sepele semacam tali pocong. Si mayit hanya fokus pada amalan yang dibawanya.

Mereka akan berada didalam kubur bersama malaikat, ia tidak akan kemana-mana, apalagi gentayangan minta tali pocong dilepas, sungguh tidak mungkin.

Jika orang yang merasa di hantui wajah si mayit yang ia kenal, maka itu bukan si mayit, itu hanyalah halusinasi atau syetan yang merubah wujudnya.

Wallahu’alam bishawab dan semoga menambah iman kita.