Informasi tentang tanda bahaya kehamilan tidak hanya diperlukan oleh wanita yang sedang hamil saja. Pengetahuan ini juga perlu diketahui oleh siapa saja yang memiliki keluarga dalam kondisi hamil.

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Ditemukan beberapa kasus saat seorang wanita hamil mengalami tanda bahaya ini, Justru orang lain yang ada di dekatnya yang lebih dahulu mengetahuinya.

Penting untuk mengetahui informasi ini sehingga di saat ada kasus serupa bisa segera mendapatkan pertolongan pertama. Selain itu, informasi ini dapat menjadi acuan tindakan preventif untuk menghindari hal-hal yang mengancam jiwa dan pertumbuhan janin.

Berikut ini tanda bahaya kehamilan yang perlu kamu ketahui.

1Penurunan Gerakan Janin

terpopulerdi.blogspot.com

Jika janin yang berada di dalam rahimmu tiba-tiba jarang bergerak atau bahkan berhenti bergerak. Tidak seperti biasanya. Kamu perlu segera beristirahat dan menghentikan segala aktifitas. Berikan waktu untuk memperhatikan apa yang terjadi pada janinmu.

Ada kemungkinan janinmu terhenti pertumbuhannya karena kurangnya nutrisi yang dia peroleh.

Seringkali masalah ini diakibatkan oleh terhenti atau terhambatnya suplai darah ke plasenta. Ini sering dialami oleh wanita yang memiliki riwayat anemia pada trimester pertama kehamilan.

Bila pertumbuhan janin sampai berhenti, akibatnya denyut jantungnya bisa terhenti dan akhirnya dia mati di dalam rahim.

Tindakan selanjutnya jika kondisi ini terjadi, harus dilakukan tindakan operasi pengangkatan rahim atau kuratase. Efek jangka panjangnya akan mempengaruhi kondisi kesuburan rahim.

2Pusing Berkepanjangan

bundaila.com

Jangan menganggap sepele jika kamu merasakan pusing saat hamil. Kondisi ini bisa menjadi tanda menurunnya kondisimu yang dapat mengancam kondisi kesehatanmu dan janin dalam rahimmu. Biasanya pusing menjadi tanda adanya gejala anemia atau keracunan.

Jika kondisi pusing kamu rasakan secara terus menerus, segeralah beristirahat dengan cukup. Perbanyaklah minum air putih. Penuhi asupan nutrisi sesuai arahan dokter. Serta hindari kerja terlalu berat. Khususnya pada trimester kedua dan ketiga.

3Suhu Tubuh Tinggi

meteopermana.blogspot.com

Siapa saja bisa terserang demam. Termasuk diantaranya ibu hamil. Demam dapat menyebabkan suhu tubuh tinggi dengan kenaikan secara drastis. Hal ini akan menstimulasi aliran darah tubuh difokuskan ke permukaan kulit guna meredam panas tubuh.

Efeknya,plasenta akan mengalami kekurangan aliran darah yang memberikan asupan nutrisi untuk perkembangan janin. Hal ini sangat berisiko bagi janin.

Jika kamu merasakan gejala demam dengan panas tubuh tinggi, segeralah hubungi tenaga kesehatan di sekitarmu untuk mendapatkan penanganan secepatnya. Hal ini penting untuk membantu mencegah terjadinya permasalahan serius terhadap janinmu.

4Jantung Berdebar Kencang

obatjantugkronis.com

Jika kamu merasakan sesuatu seperti jantung berdebar kencang, keringat yang mengucur deras, serta mengalami kesulitan bernafas. Maka segeralah mengambil tindakan. Beristirahatlah secara total dan banyaklah minum air putih.

Beberapa masalah seperti dehidrasi, anemia berat, penyakit tiroid atau masalah jantung biasanya ditandai dengan berdebarnya jantung lebih cepat dari biasanya. Semua kemungkinan ini sangat berisiko bagi kehamilanmu.

Jadi, jika kamu merasakan tiba-tiba jantung berdebar kencang saat beraktifitas. Segera laporkan kepada tenaga medis terdekat untuk mendapat penanganan secara serius.

5Perdarahan

mamaimananeliasyah.blogspot.com

Terkadang, beberapa wanita saat hamil menemukan bercak darah pada celana dalamnya. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius. Umumnya, pada masa awal kehamilan, hal ini sebagai tanda akan mengalami keguguran.

Sedangkan pada kehamilan trimester kedua dan ketiga, perdarahan dapat menjadi tanda akan terjadinya persalinan prematur atau komplikasi palsenta. Seperti plasenta previa atau abrupsio plasenta.

Kamu harus segera melaporkan kejadian ini ke petugas medis terdekat untuk mendapatkan penanganan secepatnya.