Bagi wanita hamil dengan usia kandungan lebih dari 7 bulan atau memasuki bulan ke sembilan menjelang kelahiran, maka wanita hamil ini harus mulai siaga dengan tanda-tanda melahirkan.

Kenapa perlu siaga? Karena di usia tersebut, proses kelahiran bayi bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jadi, kalau kita sudah mendeteksi dari awal, maka kita bisa mengantisipasi dengan pergi ke rumah sakit saat merasakan tanda-tandanya.

fiskilamotherandchildhealt.blogspot.com
fiskilamotherandchildhealt.blogspot.com

Tanda-tanda melahirkan pun, bisa sangat membantu untuk mencegah hal-hal buruk yang mungkin terjadi selama proses melahirkan. Misalnya saja bayi keracunan air ketuban, lahir prematur, pendarahan atau pun keputusan untuk melahirkan normal atau cesar.

Dengan semua tujuan baik itu, maka ibu hamil dan orang di sekitarnya perlu mengetahui tanda-tanda orang yang mau melahirkan. Langsung kita lihat saja yuk tanda-tandanya.

1Terasa Nyeri di Selangkangan

wandylee.wordpress.com

Jika semakin mendekati waktunya melahirkan, maka kepala bayi akan semakin menekan ke bawah, sehingga kamu akan merasakan nyeri di bagian selangkangan kamu.

Selain itu, janin pun akan menekan kandung kemih, sehingga intensitas kamu untuk buang air kecil akan semakin besar. Kamu pun akan merasakan mulas, sering buang air besar dan sering buang angin.

2Sakit Panggul dan Tulang Belakang

wannuraterapi.wordpress.com

Saat mendekati waktu kelahiran, bayi di dalam perut akan semakin aktif bergerak. Ia akan melakukan pergeseran dan pergerakan yang akan menekan tulang belakang.

Dengan tekanan ini, maka kamu akan merasakan sakit pada bagian tulang belakang yang akan menjalar ke bagian panggul. Jika kamu merasakan sakit seperti ini terus menerus, maka kamu sudah perlu bersiap untuk proses melahirkan.

3Keluarnya Lendir Kental Bercampur Darah

katalogibu.com

Saat di dalam rahim, janin dilindungi oleh selaput mucus yang berisi cairan amniotik. Namun, saat menjelang kelahiran, akan keluar cairan lengket berwarna merah muda. Cairan ini berasal dari darah dan mucus yang keluar.

Jadi, jika kamu di usia kehamilan 9 bulan menemukan cairan berwarna merah muda seperti itu, maka kamu jangan buru-buru panik, tetap tenang dan segera periksa ke dokter kandungan yang menangani kamu selama hamil.

Kenapa dengan dokter yang biasa menangani kamu, karena ia sudah mengetahui riwayat kehamilan dan kondisi kamu selama hamil, sehingga dokternya tidak perlu mendiagnosa dari awal.

4Kontraksi

isroi.com

Tanda-tanda melahirkan yang paling umum diketahui oleh semua wanita hamil jika mau melahirkan adalah terjadinya kontraksi. Tapi, kontraksi seperti apa sih yang benar-benar merupakan tanda mau melahirkan?

Satu hal yang perlu kamu perlu tahu, bahwa sangat jarang sekali terjadi kontraksi yang sangat kuat saat mau melahirkan. Proses kontraksi ini terjadi secara berangsur-angsur.

Awalnya kontraksi mulai terasa dengan sakitnya bagian punggung bawah, yang pada akhirnya menjalar ke bagian perut. Sebagian orang menggambarkan bahwa sakitnya hampir serupa dengan orang yang nyeri haid.

Saat terjadi kontraksi, perut kamu akan mengeras. Semakin mendekati proses melahirkan, maka intensitas kontraksi akan semakin sering. Berbeda dengan awal-awal kontraksi. Jika sudah semakin sering, maka bersiap-siaplah mengumpulkan energi untuk melahirkan.

Saat intensitas kontraksi semakin sering, maka rasa sakitnya pun akan sangat luar biasa sekali. Banyak dari wanita hamil tidak kuat dan meminta diberikan obat penahan nyeri, tapi penggunaan obat penahan nyeri dilarang saat proses melahirkan.

5Pecahnya Air Ketuban

healtyvitagarden.com

Mungkin sebagian dari kamu sering mendengar kalau orang melahirkan itu akan mengalami yang namanya pembukaan 1, pembukaan 2, pembukaan 3, dan seterusnya.

Sebenarnya istilah pembukaan itu apa sih? Pembukaan itu sebenarnya proses pecahnya air ketuban secara berangsur-angsur. Hal ini bisa dilihat dari merembesnya air ketuban.