Radzuan Ma'asan

Tangkap Pencuri, Manajer Ini Bukannya Lapor Polisi, Justru Menawarinya Pekerjaan

Posted on

Kamu pasti tidak menyangka! Pencuri di satu supermarket di Malaysia ini memperoleh ganjaran yang tidak disangka-sangka. Manajer di supermarket itu justru menawarinya pekerjaan. Bukan membawanya ke pihak berwajib.

Pencuri ini yaitu seseorang pria beranak tiga. Ia tertangkap waktu mengambil di Pasar Raya Tesco, pada Rabu dua minggu lalu.

Ditulis MStar, pria berumur 31 tahun lantas yg tidak dijelaskan namanya ini mengambil barang sejumlah RM27 (kurang lebih Rp 89 ribu).

Sebab anak-anaknya dalam kondisi kelaparan. Sedang dia tidak miliki duit. ” Saya sangat terpaksa berhenti kerja sebagai pekerja kontrak selepas isteri saya koma akibat komplikasi saat melahirkan anak minggu terlepas. Dia masihlah dirawat di hospital Bukit Mertajam, ” kata pria itu seperti diambil MStar.

Keluarganya datang dari Kuala Nerang, Kedah. Pada hari itu ia jalan ke tempat tinggal saudara sesudah berkunjung ke istri dirumah sakit berbarengan putranya yang berumur dua tahun.

Di dalam perjalanan mereka melalui lokasi hypermarket Tesco. Anaknya telah capek serta lapar. Pria itu juga lantas masuk serta mengambil pear, apel serta sebagian botol minuman. Waktu jalan ke luar, dia di tangkap.

Manajer toko, Radzuan Ma’asan mendekati pencuri itu lewat cara berbeda. Ia tak melaporkannya ke polisi. Sebaliknya memberi saran padanya agar tak mengambil. Bahkan juga manajer itu tawarkan pekerjaan.

” Kondisi lelaki itu betul-betul menyentuh hati kami. Kami melawat tempat tinggal saudaranya itu. Ia sangat kosong serta sulit, ” tuturnya pada Isnin.

Radzuan lalu memohon stafnya untuk menjenguk istri pencuri itu. Istri pria itu telah sadar dari koma, namun bayinya tidak berhasil diselamatkan. Radzuan menyampaikan belum bikin keputusan tentang jenis pekerjaan yang bakal di tawarkan pada pria itu.

Menurut sang manajer, dia trenyuh waktu memperoleh pernyataan dari pria yang mengambil buah-buahan lantaran anaknya lapar. Umumnya pencuri umumnya miliki argumen atas tindakannya. Tetapi pria itu memanglah dalam kondisi sulit.

Ia juga kesusahan untuk bekerja lantaran mesti melindungi tiga anak yang berumur antara dua sampai tujuh tahun waktu istrinya terbaring dirumah sakit. ” Jadi, kami memutuskan tidak untuk membuat laporan polisi karena ini merupakan kes kemiskinan yang melampau, ” kata Radzuan diambil dari MStar.

Ia menambahkan, prioritas lain mereka sekarang ini yaitu meyakinkan putra dari pria itu yang telah berumur tujuh tahun untuk dapat sekolah.

Radzuan juga menyerahkan uang tunai pada pria itu untuk ongkos berbelanja keseharian. Disamping itu pria itu menyampaikan benar-benar bersukur lantaran di beri kesempatan ke-2 untuk bekerja dan tak diserahkan pada polisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *