Sholat merupakan sebuah media berkomunikasi antara manusia dengan Allah Swt. Maka, tidak bisa kita bicara tentang bacaan surah dalam Al-Qur’an saja jika menyinggung shalat.

Pernahkah kamu memperhatikan dengan baik bagaimana tata cara sholat yang benar dan sempurna semua rukunnya? Mulai dari hal paling sederhana terlebih dulu, sebelum mengarah pada bacaan sholatnya. Apa itu? Yap, gerakan sholat.

Sudah sesempurna apakah gerakan sholatmu setiap waktu? Apakah masih ada gerakan yang kurang tepat, atau malah terlewat beberapa gerakan karena tidak tahu? Jangan sampai

Pelajari lagi yuk.

1Berdiri Tegak

akhwatindonesia.net

Seorang muslim yang hendak melakukan shalat upayakan untuk berdiri tegak setelah masuk waktu shalat.

Berdiri tegak pada salat fardu hukumnya wajib. Berdiri tegak merupakan salah satu rukun salat. Sikap ini dilakukan sejak sebelum takbiratul ihram. Cara melakukannya yaitu posisi badan harus tegak lurus dan tidak membungkuk, kecuali jika sakit.

Tangan rapat di samping badan. Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bahu. Semua ujung jari kaki menghadap kiblat. Pandangan lurus ke tempat sujud. Posisi badan menghadap kiblat.

Akan tetapi, jika tidak mengetahui arah kiblat, boleh menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetap berniat menghadap kiblat.

Ia harus berada dalam keadaan suci, menutup aurat, dan menghadap kiblat dengan seluruh anggota badannya tanpa miring atau menoleh ke kiri dan ke kanan.

Kemudian berniat untuk melakukan shalat yang ia maksudkan di dalam hatinya tanpa diucapkan.

2Takbiratul Ihram

blognyaflew.blogspot.com

Kemudian melakukan takbiratul ihram, yaitu membaca Allahu Akbar sambil mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua bahu ketika takbir.

Ada banyak keterangan tentang cara mengangkat tangan. Menurut pendapat mayoritas ulama, caranya adalah telapak tangan sejajar dengan bahu, ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga, ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga, jari-jari direnggangkan.

Telapak tangan menghadap ke arah kiblat, bukan menghadap ke atas atau ke samping. Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah bagi laki-laki).

Untuk perempuan ada yang mengatakan bahwa sunnah ketika merapatkan lengan pada ketiak. Namun, boleh juga merenggangkannya.

3Membaca Surat di Al-Qur’an

rumaysho.com

Membaca salah satu surat di antara ayat-ayat Al-Qur’an. Bisa memilih surat yang menurut diri kita paling mudah, disesuaikan dengan kemampuan. Kemudian mengangkat kedua tangan sejajar dengan bahunya lalu ruku’ sambil mengucapkan Allahu Akbar.

4Ruku’

fiqhindonesia.com

Membungkuk dengan kedua tangan memegang lutut. Usahakan punggung benar-benar horizontal lurus. Kemudian bangkit dari ruku’ seraya mengangkat kedua tangan sejajar dengan kedua bahu sambil membaca “Sami’allaahu liman hamidah”.

Selanjutnya, kedua tangan memegang dua lutut. Ruku bisa meratakan tulang punggung. Jangan mengangkat kepala dan jangan juga terlalu membungkukkannya. Jari-jari tangannya hendaknya dalam keadaan terbuka

Usahakan juga pandangan mata ketika sholat mengarah ke tempat sujud, dan tidak melirik ke arah manapun. Tidak boleh juga memejamkan mata, namun harus melakukan sholat dengan mata terbuka.

5Sujud

litaadwitiaswari.wordpress.com

Kemudian sujud sambil mengucapkan Allahu Akbar. Sujud kembali dengan bertumpu pada tujuh anggota sujud, yaitu dahi, hidung, dua telapak tangan, dua lutut dan ujung dua tapak kaki.

Hendaknya memperhatikan agar dahi dan hidung betul-betul mengenai lantai, tidak boleh terhalang sesuatu.

Jangan merenggangkan bagian atas lengan dari samping badannya dan tidak meletakkan lengannya (hastanya) ke lantai serta mengarahkan ujung jari-jarinya ke arah kiblat.

6Duduk Iftirasy

artefak.org

Bangkit dari sujud sambil mengucapkan Allahu Akbar, kemudian duduk Iftirasy, yaitu bertumpu pada kaki kiri dan duduk di atasnya sambil menegakkan telapak kaki kanan

Kemudian sujud lagi seperti biasa, lalu bangkit untuk melaksanakan rakaat kedua sambil bertakbir. Setelah itu melakukan seperti pada rakaat pertama, hanya saja tanpa membaca doa iftitah lagi.

Jika telah menyelesaikan rakaat kedua, hendaknya duduk untuk melaksanakan tasyahhud. Apabila shalatnya hanya dua rakaat saja seperti shalat subuh, maka membaca tasyahhud kemudian membaca shalawat Nabi Saw, lalu salam.

7Manfaat Gerakan Sholat Bagi Kesehatan

ummi-online.com

Sholat merupakan salah satu amal ibadah yang akseptable dan proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan sholat sangat melekat dengan gestur (gerakan khas dari tubuh) seorang muslim.

Dari sudut pandang ilmiah maka dapat menjadikan sholat sebagai terapi bagi berbagai jenis penyakit yang diderita manusia.

Gerakan sholat seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW mengandung hikmah dan manfaat bagi kesehatan manusia.

Tentunya apabila gerakan tersebut dilakukan dengan benar dan tertib (tuma’ninah). Dalam buku Mukjizat Gerakan Shalat, Madyo Wratsongko MBA menjelaskan manfaat dari gerakan dalam sholat.

Takbiratul Ihram, yaitu mengangkat kedua tangan. Posisinya adalah berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

Manfaat yang diperoleh pada saat mengangkat tangan sejajar dengan bahu, maka posisi dada terbuka.

Hal ini memberikan aliran darah dari pembuluh balik yang terdapat di lengan untuk dialirkan ke bagian otak pengatur keseimbangan tubuh, membuka mata dan telinga kita, sehingga keseimbangan tubuh terjaga.

Gerakan ini juga berfungsi melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh.

Selain itu pada saat mengangkat kedua tangan, otot bahu akan meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar.

Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

Dengan melakukan gerakan yang mensejajarkan letak bahu dengan leher maka bisa memperlancar aliran darah dan getah bening ke leher, Posisi bahu yang sejajar dengan leher juga akan membuat tulang belakang lurus.

Saat ini juga dipercaya bisa mencegah terjadinya pengapuran yang sering terjadi pada tulang anda. Hanya itu saja?

Ternyata tidak bagi anda yang saat ini mengalami masalah pada persendian tulang belakang, rematik, perut, maka dianjurkan untuk sering melakukan sholat.

Jadi gerakan mengangkat kedua belah tangan atau takbir berfungsi memperlancar aliran darah dari pembuluh balik yang juga terdapat di lengan untuk mengisi aliran darah ke mata, telinga, juga mulut.

Sedekap dapat membuat organ-organ kepala dialiri pembuluh darah dengan lancar. Manfaat gerakan ini yaitu menjepit pembuluh darah balik pada lengan kiri sehingga pembuluh darah ditangan kanan akan mengembang.

Pada saat mengangkat tangan mau rukuk semprotan pembuluh darah berkecepatan tinggi ditangan kanan akan mengisi pembuluh darah yang ada dibagian kepala.

Ruku’ bisa melenturkan memori otak dan menyehatkan ginjal. Bagaimana posisi ruku’ yang benar? Mengingat banyak pendapat akan posisi ruku’ yang benar.

Setidaknya menurut kesehatan posisi ruku’ yang benar adalah kondisi menekuk 90 derajat, tulang belakang tetap lurus tidak melengkung. Ini juga berdasarkan dari hadits dari yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Daud.

Hadits itu berbunyi “Jika kamu ruku’, letakkan kedua tanganmu pada kedua lulutmu dan luruskan punggungmu serta tekankan tanganmu untuk ruku’” atau dari riwayat hadits lainnya.

Sabda Rasulullah: “Ruku’lah dengan tenang dan tertib (tuma’ninah).” Ketika melakukan gerakan ruku, maka Rasulullah SAW meletakkan kedua telapak tangannya di atas lutut (HR Bukhari dari Sa’ad bin Abi Waqqash).

Dibalik gerakan ruku yang demikian ternyata mempunyai beberapa manfaat keren ya.

Posisi gerakan ruku’ yang sempurna ditandai ketika tulang belakang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung orang yang sedang sholat tersebut maka air tidak akan tumpah, jadi posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Gerakan Ruku’ dapat membawa manfaat dalam hal merawat kelenturan tulang belakang (corpus vertebrae) yang berisi sumsum tulang belakang (sebagai saraf sentral manusia) serta aliran darah yang menyertainya.

Ruku’ juga dapat memelihara kelenturan tuas sistem keringat yang terdapat di pungggung, pinggang, paha dan betis belakang.

Demikian pula bagian tubuh lain seperti tulang leher, tengkuk dan saluran saraf memori dapat terjaga kelenturannya dengan ruku’ ini.

Kelenturan dari saraf memori dapat dijaga dengan mengangkat kepala secara maksimal dengan mata mengharap ke tempat sujud.

Kelenturan tulang belakang yang berisi sumsum tulang, merupakan saraf sentral beserta sistem aliran darahnya.

Ruku’ yang sempurna akan menarik urat pinggang sehingga dapat mencegah sakit pinggang dan sakit ginjal.

Tuas sistem keringat yang terdapat dipinggul, pinggang, paha, betis belakang, terpelihara oleh Gerakan ruku’, dan tulang leher, serta saluran saraf memori juga terdapat kelenturannya.

I’tidal bisa mencegah sakit kepala dan pinggang. Manfaat dari I’tidal adalah variasi postur setelah ruku dan sebelum melakukan sujud. Gerak berdiri membungkuk dan berdiri sujud merupakan latihan bagi organ pencernaan yang baik.

Organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian sehingga pencernaan menjadi lebih lancar dan kuat.

Posisi I’tidal bangun dari ruku’ membuat aliran darah turun langsung dari kepala, menyebabkan bagian pangkal otak yang mengatur keseimbangan berkurang tekanan darahnya, sehingga dapat mencegah saraf keseimbangan tubuh kita.

Hal ini sangat berguna untuk menghilangkan sakit kepala dan terhindar dari kejadian pingsan secara tiba-tiba.

Sujud dapat mencegahan koroner dan stroke. Sujud berarti meletakkan leher dan kepala lebih rendah daripada posisi dada dan perut. Dengan demikian, aliran getah bening dari tungkai perut dan dada akan cepat mengalir ke leher.

Disamping itu, saat melakukakan posisi ini, seseorang akan mensejajarkan kedua tangan dengan bahu ataupun dengan telinga.

Hal ini akan memompa getah bening dari ketiak menuju leher. Manfaat ini akan diperoleh jika dilakukan dalam jangka waktu yang relatif lama.

Maka dari itu, tak heran bila ada sahabat yang menceritakan Nabi Muhammad SAW, ketika sujud, Beliau melakukannya dalam waktu yang lama.

Pada saat sujud pembuluh darah nadi balik, dikunci dipangkal paha, sehingga tekanan darah akan lebih banyak dialirkan kembali ke jantung dan dipompa ke kepala.

Posisi sujud adalah cara yang maksimal untuk mengalirkan darah dan oksigen ke-otak dan anggota tubuh di kepala.

Posisi sujud adalah tehnik untuk membongkar sumbatan pembuluh darah jantung sehingga mencegah koroner, juga membuat pembuluh darah halus di otak mendapat tekanan lebih, sehingga bisa mencegah stroke.

Duduk di antara dua sujud bisa mencegah diabetes, prostat dan hernia. Duduk ini berfungsi untuk mencegah pengapuran. Pencegahan ini dimungkinkan karena aktifnya kelenjar keringat karena bertemunya antara lipatan paha dan betis.

Pertemuan antara lipatan paha dan betis dapat menekan pembuluh darah balik di atas pangkal kaki. Sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki mulai dari mata kaki hingga pembuluh darah di pangkal kaki mengembang.

Gerakan ini menjaga supaya kaki dapat menopang tubuh kita secara optimal. Tekukan kaki dan jari kaki dapat menyeimbangkan sistem elektrik dan saraf keseimbangan tubuh kita.

Posisi duduk diantara dua sujud memperbaiki dan menjaga kelenturan saraf keperkasaan yang banyak terdapat pada bagian paha dalam, cekungan lutut sampai ibu jari kaki.

Akibat lenturnya saraf keperkasaan ini akan mencegah penyakit Diabetes, Prostat dan Hernia.

Duduk tahiyyat awal disebut juga duduk pembakaran. Posisi duduk ini jika agak lama sehingga lipatan paha dan betis bertemu, akan mengaktifkan kelenjar keringat sehingga dapat mencegah pengapuran.

Pembuluh darah balik diatas pangkal kaki tertekan sehingga darah akan memenuhi seluruh telapak kaki menyebabkan pembuluh darah dipangkal kaki mengembang, gerakan ini akan menjaga agar kaki optimal menopang tubuh kita

Duduk tasyahhud akhir dapat menyeimbangkan saraf dan penyembuh penyakit wasir. Posisi duduk ini lebih baik dari bersila.

Dalam ilmu yoga kalau pergelangan kaki akan dipegang, lalu tekan diarea cekungan akan berguna untuk membongkar pengapuran di kaki kiri. Nah, duduk ini membuat saraf keseimbangan yang berhubungan dengan saraf mata akan terjaga dengan baik.

Salam, dengan menengok ke kanan dan kiri dapa menjadi terapi penyakit kepala. Gerakan salam berarti memalingkan wajah ke kanan dan ke kiri. Urat leher akan terjaga kelenturannya dengan melakukakn gerakan ini,

Selain itu, sama dengan gerakan sujud, gerakan ini juga akan mempercepat aliran getah bening di leher ke jantung. Gerakan salam jika dilakukan secara maksimal, bermanfaat untuk menjaga kelenturan urat leher.

Berkat kontraksi otot-otot dikepala dihasilkan energi panas dan zat-zat yang diperlukan untuk rehabilitasi jaringan yang rusak, salam kanan dan kiri secara maksimal, mencegah penyakit kepala dan tengkuk kaku.

8Hikmah Waktu Sholat dengan Energi dan Kesehatan

nettik.net

Sholat dzuhur dapat menjadi terapi bagi jantung dan usus kecil. Energi api yang keluar diwaktu dzuhur membawa udara panas, emosi meningkat dan kerja jantung mencapai puncak.

Air wudlu mampu menstabilkan panas Jantung, dengan gerakan sholat lebih efektif memompa darah untuk membawa sari makanan untuk disalurkan ke organ tubuh yang lain.

Sholat ashar dapat menjadi terapi kandung kemih atau membuang sisa proses kimia yang ada di dalam tubuh. Sholat ashar dilakukan saat batas siklus panas ke dingin, membuat organ tubuh mudah membuang zat-zat kimia di dalam badan.

Keadaan ini sesuai dengan sifat organ kandung kemih dalam tubuh manusia, fungsi utama kandung kemih mengubah cairan tubuh menjadi air kencing dan mengeluarkannya dari tubuh. Terjadinya keseimbangan kimia dalam tubuh sehingga metabolisme bisa terjaga.

Sholat maghrib dapat menjadi terapi ginjal. Pada waktu sholat maghrib hawa udara semakin menurun, sistem ginjal mulai menyesuaikan diri dengan alam dan energi disekitarnya. Ginjal dan kandung kemih adalah organ yang berpasangan.

Keduanya akan mengontrol tulang, sumsum dan otak. Kedua organ ini memainkan peran yang sangat penting dalam metabolisme air dan mengendalikan cairan tubuh.

Gerakan sholat maghrib di waktu maghrib sangat membantu penyesuaian organ tubuh dengan keadaan alam sekitar. Karena gerakan sholat akan menjaga energi panas dalam tubuh agar selalu seimbang.

khazanah.republika.co.id
khazanah.republika.co.id

Sholat isya dapat menjadi terapi prikardium atau membuang kelebihan energy dari jantung. Fungsi prikardium adalah membuang kelebihan energi dari jantung dan dikirim ke titik laogong yang terletak ditelapak tangan.

Pada saat ini dimulai sistem penurunan kerja organ internal (seluruh tubuh akan memasuki masa istirahat) terutama kerja jaringan otot yang digunakan untuk gerak dan berfikir.

Waktu yang digunakan untuk mendirikan sholat Isya termasuk waktu yang tepat untuk bekerjanya prikardium, membuang kelebihan energi dari jantung, sehingga proses istirahat menjadi sempurna.

Sholat subuh merupakan terapi paru-paru. Waktu subuh adalah terbit fajar sampai terbitnya matahari, energi kayu masih bekerja membuang zat-zat beracun dalam tubuh (detoksifikasi).

Pada pukul 4.00, waktunya pembersihan sampai ke paru-paru. Dari paru-paru, darah mengambil bahan bakar yang masih bersih. Seluruh organ tubuh menerima pasokan nutrisi yang bersih, sehingga tubuh terasa lebih segar.

Sholat tahajjud merupakan terapi otak dan kanker. Di waktu malam hari, biasanya udara menjadi lembab dan dingin. Kondisi ini akan berpengaruh pada keadaan saraf dalam tubuh kita. Saraf akan menjadi lebih kaku bahkan bisa menjadi beku.

Jika tidak segera digerakkan, akan dikhawatirkan sistem pemanas tubuh tidak akan bekerja dan ini dapat mempercepat pengapuran.

Sudah terungkap bahwa energi kayu yang membersihkan zat-zat beracun dalam tubuh dimulai pada jam 11.00 malam dan pembersihan itu diawali dari otak. Membersihkan racun di otak membutuhkan waktu 3 jam berakhir pada jam 02.00 am.

Bila ilmuwan di Jerman mengatakan, terjadinya kekacauan sel-sel otak pada jam 11 malam sampai jam 02:00 am, sikap terbaik menghadapi waktu tersebut istirahat (tidur).

Pada jam 02:00 pagi energi kayu selesai membersihkan racun-racun di otak, sementara kita dianjurkan bangun untuk sholat qiyamullail atau tahajud.

jalansurga.com
jalansurga.com

Prof. Dr. Mohammad Sholeh dari Universitas Airlangga Surabaya, beliau adalah orang yang serius memikirkan dan mencoba membuktikan melalui penelitiannya tentang “Kiat Hidup Sehat dengan Tahajud”.

Ia melakukan penelitian bertajuk Pengaruh Sholat Tahajud Terhadap Peningkatan Perubahan Response Ketahanan Tubuh Imonologik.

Dalam penelitian Prof. Dr. Mohammad Sholeh menghasilkan Tahajud mencegah kanker dan infeksi apabila gerakan sholat dilakukan sempurna yakni khusyu juga rutin dan disiplin, tentunya dilakukan dengan niat hati yang ikhlas.

Prof. Dr. Mohammad Sholeh menyatakan penemuannya hasil dari penelitian dan uji coba terhadap 41 responden.

Hasilnya membuktikan bahwa kondisi tubuh seorang yang rajin mendirikan sholat tahajud dengan ke-ikhlasan, akan memiliki katahanan tubuh dan kemampuan individual untuk menanggulangi masalah-masalah yang dihadapi dengan stabil.

Artinya sholat Tahajud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi tubuh.

konsultasisyariah.com
konsultasisyariah.com

Dengan perbaikan persepsi dam motivasi, akan muncul emosi positif yang dapat menghindarkan seseorang dari stress. Orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap penyakit kanker dan infeksi.

Berdasarkan hitungan teknis medis menunjukkan bahwa orang yang sering dan kontinyu (terus menerus) melaksanakan sholat Tahajud bisa mempunyai ketahanan tubuh dan kekebalan terhadap kanker.

Mengenai masalah tidur, sebenarnya yang dibutuhkan adalah kualitasnya, bukan lamanya. Seseorang yang merasa terlalu enak tidur dikasur empuk akan menyebabkan urat syaraf tidak akan mendapatkan tekanan yang cukup untuk memulihkan posisi saraf mata.

Dengan sholat malam, kita akan bisa mengendalikan urat selama kita tidur.

Melihat dari sudut lain betapa pentingnya shalat bagi kita, maka kita akan melihat betapa ke-Agungan Allah SWT dalam menciptakan atau memerintahkan sesuatu.

Insya Allah jika kita dapat mengambil hikmah, maka kita akan termasuk golongan orang-orang yang beruntung.

9Hikmah Lain

alamandang.wordpress.com

“Sesungguhnya sholat itu kewajiban bagi Mukmin pada waktu yang ditetapkan”. (An-Nissa : 103)

Penelitian para ilmuwan China dalam buku I Cing (Yi Jing) diungkapkan sistem kosmologi yakni menghubungkan manusia dengan alam sebagai satu kesatuan.

Dalam 24 jam terdapat sejumlah periode bioritme (50 minor dan 5 mayor) Para ilmuwan sempat menyatakan kekagumannya karena energi mayor justru keluar di awal waktu sholat.

Energi api atau cahaya pada pukul 12.00 sampai dengan 18.00 (efektif 12.00 s/d 15.00) mempengaruhi system kerja jantung. Energi air pada pukul 18.00 sampai dengan 23.00 (efektif 18.00 s/d 20.00) mempengaruhi system kerja ginjal.

Dan energi kayu pada pukul 23.00 sampai dengan 06.00 (efektif 23.00 s/d 04.00) merupakan waktu-waktu pengolahan racun di badan.

Energi udara pada pukul 02.00 sampai dengan 06.00 (efektif 02.00 s/d 04.00) mempengaruhi system kerja paru-paru.

Energi logam pada pukul 03.00 sampai dengan 05.00 dan energi tanah pada pukul 06.00 sampai dengan 11.00 (efektif 06.00 s/d 09.00) akan mempengaruhi system kerja pencernaan.

Energi tersebut akan masuk melalui saraf telapak tangan (takbir) sehingga gerakan dan waktu sholat sangat tepat untuk menerima energi dimaksud guna mengkonsumsi organ tubuh yang pokok.

Ilmuwan China meyakini ada hubungan kosmis antara tubuh manusia dengan alam sekitarnya. Dengan hubungan itu (energi dan magnetis manusia) terjadi sistem sirkulasinya menjadi seimbang.

Waktu sholat adalah waktu terapi, sementara gerakan sholat sangat seimbang dengan interaksi organ dan alam. Sesuai dengan kadar medan energi alam dan medan magnetis alam terhadap beberapa organ internal manusia.

republika.co.id
republika.co.id

“Tetapi orang-orang yang mendalam ilmunya di antara mereka dan orang-orang mukmin, mereka beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu (Al Quran),

dan apa yang telah diturunkan sebelummu dan orang-orang yang mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Orang-orang itulah yang akan Kami berikan kepada mereka pahala yang besar,” (QS.An-Nisa (4):162)

Dalam ayat diatas disebutkan bahwa dengan melaksanakan shalat kita akan mendapatkan pahala yang besar, tentu saja  shalat yang tepat waktu, khusyu dan hanya mengharap  ridho Allah SWT.

Selain pahala besar yang kita dapatkan, shalat juga memiliki beberapa hikmah dan manfaat bagi kehidupan kita.

Menjaga kesadaran dan pengendalian diri, dengan shalat manusia akan selalu ingat kepada Allah, ingat akan dirinya sebagai hamba yang harus selalu mengabdi kepada Allah.

Sehingga mereka sadar akan dirinya dan selalu menjaga dirinya dari segala hal yang dilarang oleh Allah SWT. “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (At-Thoha 14).

Memupuk rasa persamaan, persatuan dan persaudaraan. Adanya shalat berjamaah, menunjukkan kesamaan gerak dan koordinasi umat muslim dalam menjalankan aturan dan perintah Allah SWT. Hal ini meningkatkan rasa persaudaraan, persatuan dan kebersamaan umat.

nusawarnawisata.com
nusawarnawisata.com

“Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka,

maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu) sujud (telah menyempurnakan serakaat),

maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bersembahyang, lalu bersembahyanglah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata.

Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus.

Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan karena hujan atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir itu.” (An Nisaa 102)

Mencegah perbuatan keji dan munkar. Melalui kesadaran akan Allah sebagai Tuhan dan manusia sebagai hamba, membuat kita selalu menjaga dan mengendalikan diri, sehingga dapat terhindar dari perbuatan keji dan munkar.

ummi-online.com
ummi-online.com

Sebagaimana firman Allah, “Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungka (QS.Al Ankabut 45)

Menanamkan disiplin diri terhadap waktu. Allah memerintahkan shalat di waktu-waktu yang telah ditetapkan seperti.

Hal ini membuat umat muslim terlatih akan disiplin waktu dalam menjalankan shalat, sehingga mereka terbiasa disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan dirikanlah sembahyang (shalat) itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.” (Huud 114)

Motivasi dan terapi psikologis. Studi yang dilakukan oleh Ramchandran, seorang peneliti Amerika, bersama-sama dengan sekelompok peneliti lainnya.

Hasil penelitian tersebut melaporkan bahwa sebuah gambar yang ditangkap melalui CT scan menunjukkan adanya aktivitas kerja otak yang sangat menakjubkan selama seseorang itu berdoa (shalat).

Tercatat bahwa gambar otak seseorang dalam keadaan berdoa (shalat) atau meditasi berbeda dengan gambar(otak) dalam keadaan normal. Aktivitas sel-sel saraf di otak telah berkurang dan terdapat warna mengkilap yang muncul di radiologi.

Ramchandran menegaskan bahwa hasil gambar ini merupakan bukti ilmiah mengenai apa yang yang disebut “spiritual transenden” dan kehadiran agama di dalam otak, yang membawa dampak terhadap seluruh anggota, seperti otot, mata, sendi dan keseimbangan organ-organ tubuh.

Ia juga menambahkan bahwa semua anggota tubuh mengirim sinyal ke otak selama seseorang berdo’a (shalat) atau meditasi, hal inilah yang menyebabkan aktivitas otak meningkat, sehingga otak kehilangan kontak dengan tubuh sepenuhnya hanya menjadi pikiran murni.

SHARE