Berbicara tentang era 90-an, rasanya bahasan demi bahasan yang membawa kepada nostalgia itu tak akan pernah habis untuk dibahas.

Salah satunya adalah banyaknya tontonan televisi di masa 90-an yang tidak akan pernah kamu jumpai lagi di masa sekarang ini.

Banyak alasan kenapa tayangan-tayangan yang sangat bermutu itu tak lagi diproduksi di era sekarang.

Selain karena industri perfilman Indonesia sekarang lebih mementingkan rating dan komersialisasi daripada tentang nilai edukasinya.

Juga tentang anggapan bahwa cerita-cerita pada tayangan era 90-an sudah dianggap jadul alias tidak mengikuti kekinian.

Kini, beberapa tayangan era 90-an hanya bisa dikenang lewat cerita demi cerita dari orang-orang yang pernah menontonnya kepada generasi sekarang yang ingin tahu tentang era zaman dulu.

Lalu sebenarnya tayangan apa saja sih yang ada pada era 90-an dan tak akan pernah kita temukan lagi di masa sekarang ini? Yuk simak ulasannya berikut ini!

1Keluarga Cemara

sendiridanrahasia.blogspot.com

Pada tahun 1996 sampai sekitar tahun 2005, sinetron berjudul Keluarga Cemara menjadi tontonan yang menarik bagi masyarakat Indonesia.

Walau tak dipungkiri bahwa akhirnya prosentase jumlah penontonnya semakin menurun seiring bertambahnya tahun dan mulai menjamurnya sinetron masa kini.

Namun ide cerita yang diangkat dari sinetron ini sangat mendidik dan layak untuk diacungi jempol.

Bagaimana kehidupan keluarga Cemara yang sarat dengan lika-liku, mulai dari masalah kekurangan dan kesederhanaan hidup, perjuangan untuk tetap bisa makan dan sekolah, dan sebagainya.

Sinetron ini dibintangi oleh Novia Kolopaking, Lia Waroka, dan Adi Kurdi, ditayangkan di RCTI dan kemudian pindah ke TV7 hingga tamat.

2Si Doel Anak Sekolahan

www.hipwee.com

Sinetron ini memiliki episode yang sangat panjang sekali. Mulai dari Doel yang masih remaja, masih sekolah, kemudian kuliah, hingga akhirnya menikah dengan Sarah.

Kehidupan keluarga Doel dan para tetangganya juga dikupas senatural mungkin, seperti kehidupan yang sering masyarakat Indonesia, khususnya Betawi, temukan sehari-hari.

Karakter-karakter kuat yang dibangun oleh beberapa tokoh utama seperti Doel, Nyak, Babe, Atun, Engkong Ali, Karyo, dan Mandra sangat kuat dan mengakar.

Sinetron ini ditayangkan pertama kali di RCTI pada tahun 1994, merupakan kelanjutan dan versi modern dari film Si Doel Anak Betawi yang tayang pada 1972.

Pemain utamanya adalah Rano Karno, Benyamin Sueb, Aminah Cendrakasih, Suti Karno, Pak Tile, Basuki, Mandra, Maudy Koesnaedi, dan Cornelia Aghata.

3Pondok Pak Jon

binesa.com

Sinetron ini lebih membawa unsur komedi ringan dan menghibur. Tentang kehidupan sehari-hari anak muda yang tinggal di pondokan milik pak Jon.

Beberapa kisah mengenai tentang persahabatan, masalah kehidupan, ada juga tentang cinta.

Sinetron ini ditayangkan di Indosiar pada tahun 1993-1995, dengan pemain antara lain Rahmad Hidayat, Anna Tarigan, dan Meidiana Hutomo.

4Lorong Waktu

kalfestino.wordpress.com

Sinetron yang diperuntukkan bagi anak-anak ini sangat mendidik dan juga memberikan sentuhan komedi ringan yang disukai oleh berbagai kalangan usia.

Ceritanya juga tidak menggurui, dan lebih mengena pada kehidupan sehari-hari, terlebih kehidupan santri di pondok pesantren.

Ceritanya tentang seorang anak yang bisa melintasi lorong waktu dan menemukan berbagai kejadian menakjubkan dari masa lalu yang sangat berharga menjadi pelajaran masa sekarang.

Pemain utamanya adalah Dedi Mizwar, Jourast Jordy, dan Christy Jusung. Sinetron ini pertama tayang tahun 1999 di SCTV.

Nah, itulah tadi 4 tayangan televisi Indonesia era 90-an yang tidak akan pernah kamu temukan di masa sekarang ini.

Dengan melihat mirisnya kondisi dunia perfilman Indonesia saat ini, terutama sinetron-sinetronnya yang semakin tak mendidik, kita harus lebih waspada dan selektif memilihkan tontonan bagi anak-anak.

Karena masa depan Indonesia ada pada generasi muda sekarang ini.