Ketika hamil banyak perubahan yang dirasakan. Melalui dari perubahan fisik hingga emosi yang terkadang tidak menentu.

Rasa pegal, otot terasa kaku, dan sakit punggung pasti sering dirasakan oleh ibu hamil. Terapi pijat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi keluhan-keluhan tersebut.

Terapi pijat dipercaya dapat menghilangkan lelah, dapat mengurangi stres, dan membuat tubuh terasa segar.

Akan tetapi, terapi ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Terdapat beberapa hal penting yang hasrus diperhatikan sebelum melakukan terapi pijat bagi ibu hamil.

Pastika kehamilan tidak bermasalah. Sebelum melakukan pemijatan, sebaiknya ibu hamil berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi kandungan aman.

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah bagian tubuh yang tidak boleh dipijat. Hindari pemijatan di bagian perut, pinggang, pinggul dan punggung bagian bawah.

Bagian yang aman untuk dipijat hanya tangan, leher, dan kaki.

Hal penting lainnya dan benar-benar dipertimbangkan adalah memilih terapis profesional. Ibu hamil sebaiknya memilih terapis yang profesional untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ibu dapat mencari informasi yang detail dan terpercaya untuk mendapat terapis yang sudah berpengalaman.

Terapis yang profesional dan memiliki jam terbang yang tinggi akan mengerti dan sangat paham secara spesifik mengenai pemijatan terhadap ibu hamil.

Ada lagi hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan terapi pijat bagi ibu hamil. Ibu hamil juga harus memperhatikan usia kandungan.

Hal ini sangat penting karena berkaitan dengan keadaan janin. Pemijatan ibu hamil sebenarnya dapat dilakukan mulai dari trimester pertama sampai trimester terakhir.

Akan tetapi yang dianjurkan jika akan melakukan terapi pijat yakni setelah kehamilam di atas usia 3 bulan.

Mengapa demikian? Karena hal ini untuk menghindari keguguran. Sebab, ketika trimester pertama kandungan masih cukup rentan.

Ibu hamil juga harus memperhatikan posisi pemijatan. Pastikan ibu hamil mendapatkan posisi yang nyaman ketika akan dilakukan terapi ini.

Misalnya posisi berbaring dengan sedikit bersandar. Dengan posisi yang nyaman maka bisa membuat ibu dan janin merasa aman dan nyaman.

Semoga tips tersebut bermanfaat sebagi acuan bagi ibu hamil saat melakukan terapi pijat. Jangan lupa untuk selalu konsuktasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here