Salah satu sunnah puasa yang dianjurkan oleh Allah adalah makan sahur. Makan sahur dilaksanan di waktu sahur di akhir sepertiga malam sampai waktu subuh tiba.

Sesungguhnya makan sahur dan waktu sahur adalah sebuah kenikmatan yang diberikan Allah kepada hambaNya karena selain masih ada rezeki yang kita makan sebagai asupan gizi untuk menjalani puasa, juga waktu sahur adalah waktu mustajab untuk berdoa.

Maka bagi kamu yang masih malas menjalani sahur dengan begitu banyak kenikmatan yang ditawarkan oleh Tuhanmu, sebaiknya segera rubah dan bersiaplah dengan semangat meraih segala kenikmatan dariNya di waktu sahur tersebut.

Namun walau makan sahur adalah kenikmatan yang diberikan Allah untuk mempersiapkan kekuatan dan stamina tubuh dalam menjalani puasa selama seharian, kamu harus menghindari terlalu banyak makan.

Karena terlalu banyak makan, atau makan yang sembarangan dengan porsi tak terkira serta cenderung berlemak dan pedas bisa membuat puasamu seperti ini:

1Badan Lemas, Puasa Menjadi Terganggu, Akhirnya Malas Beribadah

nimebee.blogspot.com

Makan yang kekenyangan saat sahur akan membuat badan menjadi lemas. Saat badan lemas, rasanya bergerak saja malas, akhirnya malah memperbanyak tidur.

Padahal jika terlalu banyak tidur, tubuh akan semakin lemas, dan waktu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk beribadah dan mendekat kepada Allah untuk mendapatkan berkah serta pahala pasti juga ikut hilang.

Sayang sekali bukan?

2Perut Perih, Sakit, Puasa dan Ibadah Jelas Terganggu

wahdah.or.id

Kebanyakan makan saat sahur juga akan memicu asam lambung naik drastis, apalagi jika yang dikonsumsi adalah makanan yang terlalu pedas dan berlemak.

Akibatnya perut akan perih dan nyeri, bisa jadi memicu mual, muntah, bahkan diare. Jika sudah seperti itu, tubuh akan lemas dan bisa kehilangan cairan, akibatnya tak hanya puasa yang terganggu, namun ibadah kepada Allah juga turut terganggu.

Jangan sampai ya, Ramadhanmu berlalu tanpa bisa kamu manfaatkan dengan baik.

3Ketika Tubuh Lemas, Emosi Akan Meningkat

www.jendelasarjana.com

Sesungguhnya berpuasa tidak hanya menahan haus dan lapar, namun yang lebih penting adalah menahan hawa nafsu yang mampu membuat diri kita terperosok dalam kemaksiatan dan dosa.

Jika makan terlalu banyak, tubuh akan lemas, perut bisa nyeri dan perih, dan dengan kondisi tubuh seperti itu, akan membuat mood atau emosi seseorang menjadi tidak stabil.

Akibatnya, godaan sedikit saja bisa membuatnya marah dan kehilangan kendali. Nah, tak ingin puasamu seperti itu kan? Jika kamu tak bisa menahan hawa nafsu, hanya lapar dan haus saja yang akan kamu dapatkan, pahalanya tidak!