Cinta, berbicara tentang cinta tidak akan ada habisnya. Banyak yang memiliki anggapan dan rasa yang berbeda-beda tentang cinta.

Tapi satu hal yang telah kita ketahui bahwasanya cinta membuat orang merasakan kenyamanan dan bahagia.

Apakah kamu pernah merasakan jatuh cinta? Biasanya ketika sedang jatuh cinta, ada rasa debar-debar di dalam dada, ada rasa yang teramat bahagia dan kedamaian di sana.

Ternyata tidak hanya tentang hal itu, tahukan kamu bahwa terdapat ilmu di balik cinta. Cinta mampu memberikan efek terhadap tubuh kita.

Secara ilmiah, cinta memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pikiran dan tubuh manusia. Apa sajakah itu? Kita simak ulasan berikut ini.

Cinta Menjaga Jantung

16 juli jantung sehta
www.dokterlia.com

Adalah oksitosin, hormon yang terdapat di dalam otak yang dapat memberikan rasa tenang. Hormon ini disebut juga dengan hormon cinta dan diyakini sebagai salah satu molekul paling menajubkan di dunia.

Sebab oksitosin dapat mengurangi stres, menurunkan tekanan darah, mengurangi kecemasan dan membantu melawan depresi.

Nah, ternyata ekspresi cinta dapat menurunkan detak jantung menjadi setengah bahkan ia lebih efektif saat stress.

Hal itu dapat mengurangi risiko penyakit jantung dalam jangka panjang. Maka dapat dikatakan, cinta mampu menjaga jantungmu dalam keadaan tetap sehat.

Cinta Membantu Melawan Penyakit Di Dalam Tubuh

16 juli sistem imun
www.generasibiologi.com

Ketika seseorang merasa dicintai, ia memiliki respon yang lebih baik dalam pengobatan dan memiliki motivasi kuat melawan penyakit. Maka orang yang sakit akan cepat sembuh jika ia senantiasa diberikan kasih sayang dan cinta.

Tidak hanya itu, gerakan cinta seperti berpegangan tangan hingga kegiatan seksual dapat meningkatkan produksi endorfin yang berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Cinta Mengobati Insomnia

16 juli tidur nyenyak
juliotdwclub.wordpress.com

Cinta dapat membua tidur lebih berkualitas sehingga terhindar dari insomnia. Sebab hormon oksitosin dan endorfin dapat menghambat pelepasan kortisol. Kortisol adalah hormon yang bertanggug jawab untuk mengubah stress.

Cinta adalah Pereda Sakit yang Alami

16 juli cinta obat
deedeeloveyou.wordpress.com

Ternyata cinta tidak melulu tentang rasa dan perasaan, cinta memiliki khasiat yang sangat baik bagi tubuh.

Sebuah studi menunjukkan bahwa hormon oksitosin yang berperan memberikan perasaan tenang dilepaskan ketika berpelukan selama 10 hingga 20 detik sangat efektif untuk melawan rasa sakit terutama sakit kepala.

Tidak hanya itu, dengan melihat foto seseorang yang kamu cintai ternyata bisa meningkatkan daya tahan tubuhmu dan mengurangi rasa sakit.

Secara ilmiah, otak mengaitkan gambar orang yang kamu cintai menjadi hal yang menyenangkan, so cinta ternyata dapat bertindak sebagai pereda sakit yang alami. Luar biasa bukan?

Cinta Dapat Memperpanjang Umur

16 juli cinta terapi
alienco.net

Sebuah survei menunjukkan bahwa orang-orang yang terikat dalam pernikahan akan merasa lebih sehat dan sangat bermanfaat, gaya hidup mereka akan lebih sehat.

Mereka merasakan kenyamanan, makan teratut, istirahat dengan baik, dan lain-lain. Hal itu membantu mencegah diri dari penyakit. Sehingga orang yang sedang jatuh cinta dan dalam komitmen hubungan cenderung hidup lebih lama.

Cinta adalah Terapi

16 juli terapi
www.islamku.xyz

 

Tahukah kamu bahwa orang yang paling mampu menyembuhkan dengan cara sederhana adalah pasanganmu. Dengan cinta dan kasih sayang dari sebuah hubungan yang baik dapat menjadi obat utama dari rasa depresi, kecemasan, rasa takut hingga pada kondisi fisik.

Sebenarnya mereka yang melakukan terapi sebagian besar hanya ingin didengarkan dan dipahami. Maka kita sebaiknya membuka hati dan tunjukkan cinta serta kasih sayang, saling memahami dan mengerti.

Cinta dapat mengalirkan energi positif, so tak ada salahnya jika kamu mengekpresikan cintamu dengan baik. Semoga bermanfaat.

SHARE