Manusia memang tempat segala kesalahan, hawa nafsu, dan syahwat. Itu karena memang setan telah bersumpah kepada Tuhan bahwa dia tak akan berhenti menggoda manusia sampai mereka mengikutinya ke neraka.

Sehingga berbagai cara setan lakukan agar bisa menjerumuskan Anak Adam hingga terperosok dalam lubang dosa dan kemaksiatan, sehingga pintu neraka terbuka lebar untuknya.

Salah satunya adalah dengan mempermainkan hawa nafsu dan syahwat manusia, sehingga mengalahkan pikiran dan logikanya. Banyak di luar sana kasus pembunuhan yang terjadi karena emosi sesaat.

Padahal setelah diselidiki ternyata penyebabnya hanya masalah-masalah sepele yang kadang hanya akan membuat kita mengelus dada saja.

Sama saja dengan kasus bunuh diri yang memang telah lama marak di Negara kita tercinta ini, dan rata-rata banyaknya kasus bunuh diri ini terjadi pada remaja bahkan sampai usia anak-anak. Penyebabnya juga terkadang sangat sepele.

Putus Cinta

hancur_hati_ini
beritaskrg.blogspot.com

Ternyata tidak hanya remaja yang kadang disebut dengan kondisi ababil atau belum stabil yang mengalami guncangan emosi tak terkendali saat hubungan percintaannya kandas, namun bahkan anak-anak dan orang dewasa juga.

Mereka berpikiran sempit dan kemudian karena merasa tak kuat menanggung beban yang dianggapnya berat tersebut, atau ada anggapan dalam diri bahwa tak bisa hidup tanpa seseorang yang dia cintai tersebut, akhirnya memutuskan mengakhiri hidupnya.

Sejak awal melakukan hubungan yang masih di luar nikah memang setan telah tertawa bahagia dna merasa menang sehingga membuai terus perasaan manusia, apalagi didukung dengan tontonan dan budaya yang makin tak mendidik.

Sehingga nyawa harganya seperti harga kerupuk saja, mudah dihilangkan dengan seenaknya sendiri, oleh si pemiliknya sendiri bahkan. Hmm…

Minta Sesuatu Kepada Orangtua

Ditemukan-Tewas-Didampingi-Dengan-Dua-Gelas-Cairan-Kimian-Kakak-Beradik-Ini-Diduga-Bunuh-Diri-
www.lensaremaja.com

Tontonan dan budaya sekarang memang tak baik bagi perkembangan anak-anak dan remaja, bahkan pun orang dewasa juga ikut termakan dalam kondisi parah di masa modern ini.

Sehingga tingginya kasus bunuh diri kadang membuat kita mengelus dada karena masalah sepele hanya karena tak dituruti orangtua saat minta sesuatu. Entah minta dibelikan motor, mobil, ponsel, dan sebagainya.

Orangtua yang tak menuruti bukan berarti mereka tak sayang kan? Namun karena mereka mungkin belum ada uang, atau tahu bahwa barang tersbeut tak bermanfaat bagi anaknya tersebut.

Anak merasa tidak disayang, merasa tak diperhatikan, merasa kecewa dan marah, akhirnya berpikiran pendek untuk mengakhiri hidupnya.

Hubungan Cinta Tak Direstui Orangtua

lima-kali-cerai-nenek-sriati-bunuh-diri-iJw8lGvuIK
news.okezone.com

Setan memang tak pernah puas jika tidak membuat manusia sampai mati sia-sia dan akhirnya mengikutinya menuju neraka. Setan menggoda manusia dan membuainya dalam keterlenaan lewat kelemahan manusia, yaitu masalah hati.

Salah satu permasalah hati adalah cinta. Setan membuai cinta hingga terlihat manis. Padahal tak ada cinta yang Tuhan ridhoi selain cinta di atas pernikahan, yang dihalalkanNya.

Banyak kasus bunuh diri di Indonesia ternyata juga dipicu dari masalah restu orangtua terhadap hubungan cinta dari dua orang anak muda, atau bahkan remaja, bahkan mirisnya anak-anak kecil.

Macam tidak restunya orangtua juga beragam, ada yang memang alasan karena masalah adat, ada yang alasan status sosial, bahkan karena masalah si anak yang belum cukup umur.

Permasalahan Dengan Teman

himizu
www.slantmagazine.com

Tak dipungkiri bahwa salah satu yang menjadi komponen penting dalam kehidupan manusia adalah hubungan sosial dengan manusia lainnya. Sehingga jika dia diacuhkan oleh manusia lain, rasa sakitnya akan membekas teramat dalam.

Maka benar jika dikatakan bahwa hukuman pengasingan adalah hukuman yang jauh lebih berat dibanding hukuman seumur hidup, karena memutuskan komponen hubungan sosial tersebut.

Dan tingginya angka kematian karena bunuh diri di Indonesia salah satunya adalah karena adanya masalah dalam hubungan sosial atau perteman, bisa jadi dengan perseorangan atau memang dia diacuhkan dan dikucilkan dari masyarakatnya.