Pasti sebagian besar orang menganggap kalau prosesi pernikahan itu sangat merepotkan. Pada tradisi pernikahan yang paling normal dan biasa saja masih terbilang melelahkan.

Bagaimana jika ada tradisi pernikahan yang mengharuskan kedua mempelainya melakukan hal-hal ekstrim? Terbayangkah olehmu bagaimana upacara pernikahan tersebut jauh lebih memusingkan? Contohnya seperti berikut ini.

1Tidak Boleh Buang Air Tiga Hari Berturut-turut

republika.co.id

Wow, bagaimana bisa? Inilah adat istiadat dari Suku Tidung di Kalimantan Utara yang mengharuskan mempelai laki-laki dan wanita untuk tidak buang air ke kamar mandi selama tiga hari tiga malam, mulai malam setelah upacara.

Menurut kepercayaan masyarakatnya, pasangan yang bisa bertahan untuk tidak ke kamar mandi, maka rumah tangganya akan langgeng, dan punya banyak anak.

2Membakar Boneka Santetmu dan Pasanganmu

hipwee.com

Tradisi kuno ini menganjurkan kedua mempelai untuk membuat dan membakar boneka santet. Tradisi yang berkembang di Ukraina ini memang cukup aneh. Boneka santet harus dibuat mewakili dirimu dan pasanganmu. Boneka tersebut harus dibakar sampai gosong.

3Mengospek Sang Mempelai Wanita

infokampus.net

Kalau di Indonesia, ospek hanya dilakukan jika akan masuk ke sekolah dan universitas, maak lain halnya di Skotlandia.

Katanya, ospek ini dipercaya mampu memberi kesiapan bagi sang mempelai wanita agar mampu menghadapi segala hal memalukan yang akan dihadapinya dalam kehidupan pernikahan.

4Menginjak-injak Seluruh Anggota Keluargamu dan Keluarga Pasangan

keepo.me

Cara ini dikhususkan bagi penduduk Marquesas Islands di Tahiti. Sebelum menikah, kedua mempelai harus menginjak-injak punggung seluruh anggota keluarga masing-masing. Caranya para anggota keluarga harus tengkurap membentuk karpet manusia di lantai.

Kemudian kedua mempelai saling menginjak punggung keluarga masing-masing dan keluarga pasangannya dengan berjalan di atasnya.

5Menikahkan Balita Pembawa Sial dengan Anjing

youtube.com

Di beberapa propinsi di India Timur, yaitu Orissa, Chhattisgarh, dan Jharkand, jika ada bayi yang lahir dengan gigi gingsul, konon katanya bayi tersebut mendapat kutukan.

Konon juga, pernikahan anak tersebut dengan anjing akan menjauhkan mereka dari godaan setan. Tapi tenang saja, mereka tetap dianggap single kok.

6Menggemukkan Paksa Para Calon Pengantin

hipwee.com

Aneh lho persepsi cantik di Mauritania ini. Gadis yang bertubuh besar justru dianggap sangat cantik. Oleh karena alasan tersebut, maka para orang tua biasa memberi makan paksa pada anak mereka sejak umur mereka 12 atau 13 tahun.

Bahkan anak-anak gadis ini akan diberi kuskus yang sudah dilumuri lemak kambing, sampai diberi suplemen penggemuk untuk binatang! Parahnya, jika anak gadis ini menolak, maka akan dipukul atau disakiti secara fisik agar mau membuka mulut. Seram.

7Menghina Keluarga Satu Sama Lain

sportingnews.com

Sebetulnya, tujuan pernikahan adalah menyatukan dua keluarga. Kemudian kedua keluarga tersebut akan berusaha menjaga baik-baik perasaan satu sama lain. Namun, hal unik terjadi di Afrika Selatan.

Keluarga dari kedua mempelai harus saling menghina dan mengejek satu sama lain justru agar terasa dekat. Keluarga pengantin pria dan pengantin wanita akan berhadap-hadapan dalam sebuah barisan, lalu saling menghina. Semakin kejam hinaannya, semakin bagus.

8Pukul Telapak Kaki dengan Tongkat Kayu

id.aliexpress.com

Di Korea, ternyata akan diikat kaki para pengantin pria kemudian dipukul telapaknya dengan tongkat kayu. Tujuannya tak lain supaya pengantin pria tersebut tidak mengecewakan ketika malam pertama.

9Menculik Mempelai Wanita

hipwee.com

Di Jerman, ada tradisi lucu terhadap mempelai wanita yaitu dengan menculiknya. Pasangan pria harus mencari istrinya tidak hanya di dalam ruangan. Tapi juga harus mencari di seluruh penjuru kota.

10Tangisi Pernikahan

wisdompills.com

Ada tradisi di Sichuan, sebuah daerah di China Selatan yang mengharuskan pengantin wanita untuk menangis menjelang hari pernikahannya, kemudian disusul tangisan dari ibunya, dan neneknya.

11Mengajak Orang Sekampung Mengerjai Pasangan Pengantin Baru

kisah.top

Zaman dahulu kala, di negara Prancis, ada tradisi Charivari. Tradisi ini mengharuskan orang-orang sekampung untuk mendatangi rumah pasangan pengantin baru dan membuat keributan sepanjang malam.

Alasannya supaya mereka tidak bisa tidur dan mesra-mesraan. Maka, bentuk gangguannya pun bisa beragam.

12Tanduk Penanda Rasa Cemburu

weddingamdress.blogspot.com

Beginilah tradisi para pengantin Jepang. Para mempelai wanitanya menggunakan kerudung putih. Kerudung itu menandakan horn of jealousy atau tanduk penanda rasa cemburu.

Para pengantin wanita Jepang ini dituntut untuk memiliki rasa cemburu ke ibu dari suaminya, sebagai ekspresi cinta yang berlebih dan mendalam pada sang suami.

13Menikahkan Pembawa Sial dengan Pohon

kisah.top

Beda negara, beda lagi tradisinya. Di India, jika ada seorang bayi yang lahir pada saat planet Mars sedang berada di posisinya yang pertama, kedua, keempat, ketujuh, kedelapan, dan kedua belas menurut tabel astrologi India, maka harus dinikahkan dengan pohon.

Pohonnya pun harus pohon pisang. Tradisi ini dipercaya akan mengusir kesialan anak tersebut di masa depan. Tentu status anak ini masih single.

14Menikahkan Mempelai Pria dengan Banci

ceritasemasa.com

Ada tradisi lucu di Rusia, dimana ketika kamu akan menikah dengan seorang wanita, maka harus memberi mahar yang sesuai. Jika sesuai, maka kamu akan melihat calon mempelaimu dari balik bilik.

Jika tidak sesuai,  yang keluar dari bilik adalah teman laki-lakimu yang dirias memakai baju perempuan.

15Membunuh Anak Ayam untuk Menentukan Tanggal Baik

m.keepo.me

Di Mongolia, calon pengantin bisa menentukan tanggal baik untuk pernikahan dengan cara membelah perut anak ayam dan melihat hatinya.

Jika hati anak ayam itu baik dan sehat, maka angka yang dihitung adalah angka yang baik sebagai tanggal pernikahan.

Kalau hatinya jelek, maka wajib membelah perut anak ayam lainnya sampai menemukan hati mana yang baik untuk membantu menentukan tanggal pernikahan.

16Meludahi Kepala dan Dada Anak untuk Merestui Pernikahannya

pinterest.com

Meludah adalah kebiasaan wajar dan umum bagi masyarakat Suku Masai di Kenya. Meludah ini tak hanya ditujukan untuk memberi restu pernikahan pada pasangan pengantin.

Anehnya, masyarakat suku masai ini juga akan meludah untuk memberi ucapan selamat atas kelahiran seorang bayi, atau sekadar memberi hormat pada orang yang diludahi. Menarik ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here