Internet kini seolah sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat dunia. Beberapa saat hidup tanpa internet rasanya ada yang kurang.

Maka penyedia layanan internet berlomba-lomba untuk memberikan layanan terbaik. Akses terhadap internet pun sangat mudah. Beberapa negara bahkan menggratiskan akses ke internet di ruang-ruang publik.

Tersedianya bandwith internet dalam jumlah besar juga turut memengaruhi bagaimana perilaku manusia dan kebutuhan mereka tiap tahun.

Seiring pesatnya pengguna smarphone di dunia dan melimpahnya internet, orang-orang mulai bergeser untuk tak lagi melirik semua yang berbasis web saja namun juga berbasis mobile.

Berikut ini akan disajikan prediksi tentang dunia mobile Indonesia di tahun 2016 seperti dikutip dari tulisan Vikas Gulati, Managing Director APAC Opera Mediaworks

1Video Dimana-mana

www.tubefilter.com

Apa yang kamu lihat saat ini soal kebiasaan orang bermain facebook? yak, jika jawabannya adalah share video maka kamu benar.

Sekarang adalah eranya video berbasis online. Pertumbuhan mobile video menunjukkan peningkatan yang drastis.

Pertumbuhan ini didorong beberapa faktor. Pertama akses dan bandwidth internet yang melimpah. Kedua beragamn ya sistem operasi dan berkembangnya perangkat mobile untuk streaming.

Banyak yang memprediksi era televisi mungkin akan segera menyusul koran yang sudah mulai mati. Karena orang kini terbiasa menonton tayangan video lewat gadgetnya, bukan lewat televisi lagi.

Pengguna video paling banyak diprediksi akan berseliweran di Facebook, Instagram, Twitter, Snapchat, dan lain-lain.

2Mobile Apps Jadi Raja

gigaom.com

Saat ini orang sudah sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Penilitian sudah menunjukkan orang lebih banyak menghabiskan waktu dengan berbagai aplikasi di smartphonenya dibanding menonton televisi.

Selain itu tren saat ini menunjukkan bahwa mobile apps mendapatkan lebih banyak traffic daripada aktivitas browsing biasa di mobile web. Mobile apps memiliki format yang lebih kaya, mudah diakses, ringan dan hanya perlu dijalankan dari sebuah smartphone.

www.jomsedut.com
www.jomsedut.com

Dibanding orang harus membuka laptop atau komputernya lalu memasang software yang cukup ribet secara manual.

Berdasarkan riset Opera Media Works, masyarakat Indonesia mengonsumsi lebih banyak aplikasi bisnis, keuangan serta investasi yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia.

3Iklan Online

www.iash.org.uk

Semakin maraknya mobile apps dan mudahnya orang mengakses internet akan mengubah juga perilaku para pengiklan.

Apa yang paling menyebalkan dari aplikasi gratisan? Banyak terdapat iklan in apps. Sebagai konsumen tentu kita merasa sebal. Bahkan beberapa detik bisa muncul iklan yang beragam.

Namun bagi para pengiklan, mereka menemukan lahan baru untuk menjual produknya. Ada kemungkinan iklan akan menuju ke digital semua dan akan berkurang iklan melalu media material seperti spanduk, poster dan flyer.

4Kebiasaan Digital

www.proofic.com

Kebiasan digital akan menjadi gaya baru di tahun ini. Orang akan membayar sayur mayur di pasar dengan e-money lewat hp.

Berbelanja di berbagai online shop cukup dari rumah. Rapat cukup dengan video conference atau chatting di grup sosial media.

Jalan-jalan dengan memesan mobil via aplikasi. Membayar kredit rumah cukup sekali klik dari smartphone sembari gosok gigi.

Menonton bioskop cukup lewat tablet dengan kualitas high definision. Mendownload pekerjaan rumah dari guru di sekolah untuk dikumpukan via email dan sebagainya. Semuanya menuju kebiasaan digital.

SHARE