ummi-online.com

Tumbuhkan Rasa Percaya Diri Anakmu Sejak Usia di Bawah Tiga Tahun

Posted on

Seorang bayi yang berusia hingga satu tahun belum dapat mengenal dirinya sebagai sosok yang dapat berdiri sendiri. Cinta dan perhatian merupakan hal yang sangat mereka perlukan.

Kamu bisa memberikan dekapan, kecupan, elusan lembut, ajak juga untuk berbicara dan menyanyi serta selalu tersenyum kepadanya. Hal ini akan membentuk kepribadiannya saat dewasa kelak. Dia akan menjadi pribadi yang percaya diri dan dapat memposisikan dirinya di tengah lingkungan sosial.

Kemudian, saat anak menginjak usia satu hingga tiga tahun, dia mulai belajar menjadi pribadi yang mandiri. Pada masa ini si anak akan belajar mengatur dan menahan keinginannmau untuk buang air. Dirinya juga akan memilih sendiri makanan, mainan atau baju yang disukainya.

Mereka juga akan sering mengatakan “tidak mau”. Pada usia ini anak-anak memang sulit untuk berbagi karena masih pada tahap mencarian jati diri. Dirinya pun seolah menjadi sangat egois. Orang tua harus mengerti dan sabar menghadapi perilaku mereka.

Berikut ini beberapa tips yang bisa orang tua lakukan pada anak-anak berusia hingga tiga tahun agar mereka nantinya memiliki kepribadian yang utuh di saat dewasa kelak.

Membiarkan Anak Menentukan Pilihannya

riliarully.wordpress.com
riliarully.wordpress.com

Jika orang tua ingin si anak menentukan pilihan yang pantas, berikan pilihan terbatas sehingga mereka tetap merasa memiliki kendali atas pilihan mereka. Contohnya saat memilih baju baru, tentukan dua atau lebih pakaian yang bagus lalu minta dia untuk memilih salah satu.

Jangan Cap ‘Nakal’ Jika Anak Menentang Orang Tua

buahhati.co.id
buahhati.co.id

Di usia ini, anak akan sering berkata “tidak”, “nggak mau”, “ogah”, “emoh” dan sejenisnya. Jangan cap mereka sedang belajar membangkang atau durhaka lho.

Ini artinya mereka sedang mengatakan, “Saya anak yang mandiri, mempunyai kontrol kepada diri saya. Ini sangat penting dan menyenangkan bagi saya.” Jadi, jika kamu ingin anak melakukan sesuatu, misalnya makan. Kemudian bayangkan  strategi ini.

“Mama baru beli jajanan kesukaanmu, tapi kamu baru boleh memakannya setelah makan siang”

Dia akan merasa memiliki kendali, walau sebetulnya digiring untuk patuh pada keinginan kita untuk makan siang.

Jangan Harap Anak Mau Berbagi Yang Dimilikinya

psikologan.blogspot.com
psikologan.blogspot.com

Bila anak yang seumuran, khususnya usia satu hingga tiga tahun berkumpul, maka siapkan bagi masing-masing mainan yang sama  sebanyak jumlah anak-anak ini. Jika tidak, maka dapat dipastikan mereka akan bertengkar dan saling berebut.

Karena pada usia ini, anak-anak berada pada tahap sedang belajar “kepemilikan pribadi”. Biarkan masa ini menjadi tahap yang harus mereka lalui sebelum diajarkan tentang konsep berbagi.

Jangan Harapkan Anak Dapat Bermain Bersama Teman-temannya

mainaneduka.com
mainaneduka.com

Anak-anak berusia hingga tiga tahun belum perlu bersosialisasi. Pada tahap ini mereka belajar mengenal dirinnya secara independen, terpisah dengan lainnya. Mereka hanya perlu lingkungan yang dapat memberikan cinta, penghargaan, dan rasa aman.

Orang tua sebaiknya sering mengajak anak berbicara, membacakan buku, dan bermain. Hal ini sudah lebih dari cukup.

Siapkan Banyak Mainan, Tidak Harus Mahal

bobobibi.com
bobobibi.com

Masa ini anak juga akan sering berimajinasi dan berbicara sendiri sendiri saat bermain. Hal ini merupakan sarana dirinya belajar mengendalikan keadaan. Sehingga nantinya dapat tumbuh kepercayaan diri pada dirinya. Siapkan juga bahan mainan sebanyak-banyaknya.

[td_smart_list_end]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *