UNESCO, The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization pertama kali menelurkan ide tentang warisan dunia pada tahun 1972. Hal ini dibuktikan dengan perjanjian tentang perlindungan warisan alam dan budaya dunia.

UNESCO World Heritage setidaknya mempunyai 8 misi yang berkaitan dengan perlindungan, perawatan, kerjasama, pengamanan, dukungan dan konservasi terhadap berbagai warisan dunia di seluruh dunia.

Nah, tahukah kamu? Indonesia saat ini memegang hak atas 8 warisan dunia yang telah diakui oleh UNESCO. Empat warisan dunia yang terdapat diindonesia berupa warisan budaya dan empat lainnya berupa warisan alam.

Sayangnya, satu dari empat warisan alam yang ada di Indonesia masuk dalam golongan warna merah. Artinya warisan alam ini terancam kelangsungannya oleh perubahan kondisi lingkungan yang disebabkan oleh manusia.

Yuk, kenali 8 UNESCO World Heritage yang ada di Indonesia.

1Kawasan Candi Borobudur

komunikasi.fisip.undip.ac.id

Menurut catatan UNESCO, kuil penganut agama Buddha ini dibuat antara abad ke-8 atau abad ke-9. Berlokasi di Magelang, Jawa Tengah, candi Borobudur berdiri pada lahan seluas 2500 m2.

Candi Borobudur pernah mengalami restorasi dengan bantuan UNESCO pada tahun 1970-an. Candi ini memiliki 72 stupa yang mana pada tiap stupa terdapat patung Buddha. Borobudur dikategorikan sebagai warisan budaya dunia sejak tahun 1991.

2Kawasan Candi Prambanan

flickr.com

Dibangun pada abad ke-10, candi Prambanan merepresentasikan diri sebagai candi termegah yang dibangun oleh pengikut agama Hindu. Disebut oleh UNESCO, Prambanan itu sendiri adalah sebuah kompleks candi.

Sebanyak 240 candi-candi kecil dengan batu candi mencapai lebih dari 500 batu bervariasi bentuk dan ukurannya.  Restorasi candi Prambanan telah dilakukan berkali-kali sejak tahun 1918.

Candi Prambanan dikategorikan sebagai warisan budaya dunia pada tahun 1991.

3Taman Nasional Komodo

spiritanimals.wikia.com

Pulau komodo benar-benar pulau yang dikuasai oleh komodo. Populasi komodo yang tercatat oleh UNESCO dari pulau ini sebanyak 5700 ekor komodo. Yang lebih mencengangkan lagi, komodo hanya ditemukan di Indonesia. Satu-satunya di dunia.

Komodo bahkan menjadi salah satu subjek yang paling diminati oleh para ilmuwan untuk meneliti teori evolusi. Pulau komodo terletak diantara pulau Sumbawa dan pulau Flores.

Daratan seluas 219.322 hektar ini bersama lautan disekitarnya merupakan rumah bagi 72 spesies burung, 10 spesies lumba-lumba, 5 spesies penyu laut dan puluhan spesies hewan eksotis lainnya.

Taman Nasional Komodo dikategorikan sebagai warisan alam dunia pada tahun 1991.

4Taman Nasional Ujung Kulon

indonesia-tourism.com

Ujung Kulon memang terletak di daerah ujung barat pulau jawa, daerah Banten. Daerah ini mempunyai banyak sekali spesies flora dan fauna yang berbeda diduga karena letusan gunung Krakatau pada tahun 1883.

Daerah ini adalah habitat badak bercula satu (Rhinoceros sondaicus) bersama beberapa spesies lainnya yang juga terancam oleh kepunahan. Lebih dari 270 spesies burung dan ratusan spesies flora dan fauna lainnya.

Taman Nasional Ujung Kulon dikategorikan sebagai warisan alam dunia pada tahun 1991.

5Situs Manusia Purba Sangiran

wikipedia.org

Penggalian situs ini dilakukan tahun 1936 hingga 1941. Kemudian, ditemukan 50 fosil Meganthropus palaeo dan Pithecanthropus erectus. Sangiran adalah daerah seluas 5600 hektar di kawasan Kabupaten Sragen.

Beberapa fosil lainnya juga ditemukan di Sangiran. Situs Manusia Purba Sangiran dikategorikan sebagai warisan budaya dunia pada tahun 1996.

6Taman Nasional Lorentz

zonalibur.com

Terletak di provinsi Papua, tepatnya di daerah pegunungan Mandala dengan puncak Cartenz (4884 mdpl). Puncak tertinggi di daerah Asia Tenggara. Taman nasional ini mencakup daratan seluas 2,35 juta hektar.

Memanjang dari tengah Irian Jaya sepanjang 150 km menuju laut Arafuru. Tercatat 29 jenis tanah dengan 123 spesies mamalia, 9 burung endemik dan puluhan flora dan fauna endemik lainnya.

Taman Nasional Lorentz dikategorikan sebagai warisan alam dunia pada tahun 1999.

7Hutan Hujan Tropis Sumatera

worldwildlife.org

Hutan hujan tropis seluas 2,5 juta hektar ini terbagi menjadi tiga taman nasional, yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat dan Taman Nasional Bukit barisan Selatan.

Area dilindungi ini adalah surga bagi 10.000 spesies tumbuhan (17 tumbuhan endemik), 200 spesies mamalia (22 spesies yang tidak ditemukan diseluruh Asia dan 15 spesies endemik) dan 580 spesies burung (21 burung endemik).

Kawasan ini ini tempat bagi banyak flora dan fauna yang terancam dari kepunahan. Hutan hujan inilah yang digolongkan dalam warna merah. Hutan Hujan Tropis Sumatera dikategorikan sebagai warisan alam dunia pada tahun 2004.

8Subak, Kawasan Pertanian Budaya

panoramio.com

Kawasan ini merupakan daerah persawahan dengan sistem pertanian mengacu pada filosofi Tri Hita Karana. Daerah persawahan seluas 19.000 hektar memiliki sistem pengairan yang terdiri dari banyak sungai dan bendungan.

Sistem warisan yang disebut berumur hingga 2000 tahun ini membuat kawasan Bali menjadi daerah sumber padi yang terjaga hingga saat ini. Subak dikategorikan sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2012.