Salah satu pekerjaan yang memiliki waktu fleksibel adalah menjadi freelancer. Menjadi freelancer atau pekerja lepas memiliki ‘kesenangan’ tersendiri bagi beberapa orang.

Mereka bisa bekerja dengan santai dan fleksibel, tidak dalam ikatan yang seperti seorang karyawan atau pegawai.

Ya, meskipun pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan ini tidak tetap akan tetapi hal tersebut justru membuat para freelancer harus lebih disiplin dalam mengatur keuangannya.

Memang pendapatan dari pekerjaan ini tidak tetap tapi bukan berarti seorang freelancer tidak bisa mengatur keuangannya.

Bagi kamu para freelancer berikut bebepa cara jitu untuk mengatur keuanganmu.

Sisihkan Untuk Dana Darurat

menabung kiki widyasari

http://bprdbl.co.id

Kamu dapat menyisihkan beberapa persen dari pendapat yang kamu peroleh, misalnya sisihkan 20% hingga 30% setiap kali kamu menerima pekerjaan baru.

Dana tersebut merupakan dana darurat yang dapat digunakan untuk jaga-jaga jika kamu tidak mendapatkan proyek atau kerja sama sekali.

Maka dari itu, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhanmu tanpa perlu khawatir saat kamu tak ada proyek.

Teliti Mengatur Pengeluaran

B TELITI

http://refreshocoffee.com

Pendapatan seorang freelancer memang tidak teratur, so kamu harus lebih teliti ketika melakukan pengeluaran.

Boleh saja kamu belanja, yang perlu diingat belanjalah sesuai apa yang kamu butuhkan bukan apa yang kamu inginkan. Kamu juga bisa mencatat semua pengeluaran yang kamu lakukan

Sisihkan Dana Untuk Pengeluaran Utama

DDDD

http://tripeltujuh.wordpress.com

Saat pertama kamu mendapatkan gaji sebaiknya sisihkan dana untuk keperluan utama. Misalnya biaya transportasi, angsuran, ataupun biaya kos jika kamu berada di perantauan.

Selain itu sisihkan pula dana darurat untuk pengeluaran rutinmu. Dana tersebut untuk kebutuhan pribadi yang merupakan kebutuhan pokokmu.

Hindari Boros

C HEMAT

http://sahabattekno.com

Kita tahu pendapatan yang diperoleh dari freelancer tidak tetap, penghasilan tersebut diukur dari proyek yang kamu kerjakan.

Bisa jadi nominal yang kamu peroleh di atas pegawai kantor yang biasanya menerima penghasilan setiap bulannya.

Meskipun demikian, kamu tetap harus menghindari dari belanja yang tidak perlu. Sikap boros kadang bisa muncul saat kita memperoleh pemasukkan yang berlebih.

Kamu harus ingat sebagai freelancer belum tentu bualn depan apakah akan mendapatkan kerjaan lagi atau tidak.

Itulah beberapa tips mengatur keuangan bagi freelancer. Semoga bermanfaat.