Bedug yang mempunyai nama bedug kyai bagelen atau bedug pendowo tersebut mempunyai panjang sekitar 282 cm garis tengah depan 194 cm garis tengah belakang 180 cm keliling bagian depan 601 cm keliling bagian belakang 564 cm dengan jumlah paku depan 120 buah dan jumlah paku belakang 98 buah dan lulangnya dari kulit banteng, menjadikan bedug ini termashur dan terkenal di Asia dan Dunia.

kiki widyasari bedug terbesar di asia
www.brilio.net

Sampai sekarang bedug pendowo menjadi cagar budaya atau peninggalan budaya yang harus di jaga dan dirawat untuk mengenang para pembuatnya juga perkembangan Islam di tanah Bagelen atau Purworejo nama kabupaten saat ini.

Bedug yang sudah berusia 177 tahun kini menjadi ikon kebanggan umat Islam di wilayah Purworejo dan akan menjadi saksi sejarah perkembangan Islam di daerah selatan wilayah Jawa Tengah.

Konon ceritanya, pohon jati yang digunakan untuk membuat bedug ini sebelumnya dianggap sebagai pohon keramat yang tak boleh ditebang.

Namun karena agama Islam tak mengenal tahayul, dan juga karena atas perintah Bupati, maka pohon jati yang tua dan telah berusia ratusan tahun itu ditebang juga.

Uniknya lagi, bedug ini hanya ditabuh pada hari jumat dan hari-hari besar saja lho guys.

Nah bagaimana? Tertarik untuk mengunjungi bedug raksasa ini?

SHARE