Jogja selalu menunjukan pesona wisatanya. Dari pantai, museum, kuliner, pertunjukan budaya, dan tak ketinggalan wisata sejarah. Kota yang sempat menjadi ibu kota Indonesia ini memang menjadi saksi sejarah bangsa.

Selain Kraton Yogyakarta yang sampai saat ini masih lestari, ada beberapa tempat lain yang menjadi saksi sejarah seperti beberapa tempat di bawah ini.

Jika kamu berkunjung ke sana maka kamu akan menemukan kembali rasa menghargai perjuangan pendahulu. Berikut ini terdapat 3 wisata sejarah Yogyakarta yang dapat kamu jadikan referensi.

1Kota Gede, Saksi Kejayaan Mataram Islam

www.putrifitria.wordpress.com

Pada abad ke 8 Masehi, Jogjakarta disebut sebagai wilayah Mataram. Kota ini merupakan pusat kerajaan Mataram kuno yang dahulu pernah menguasai seluruh Pulau Jawa.

Beberapa peninggalan masa Hindu yang masih berdiri megah sampai saat ini adalah Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun masa kejayaan ini harus surut pada abad ke 10.

Penduduknya berbondong-bondong meninggalkan tempat ini dan berpindah ke Jawa Timur. Lambat laun Jogjakarta tempo dulu kembali menjadi hutan lebat.

Pada abad ke-16 saat Pulau Jawa berada di bawah kekuasaan Kesultanan Pajang, Sultan Hadiwijaya menghadiahkan hutan yang luas ini kepada Ki Gede Pemanahan yang telah berhasil mengalahkan musuh.

Ki Gede Pemanahan kemudian mendirikan perkampungan. Lambat laun perkampungan ini menjadi ramai. Setelah Ki Gede Pemanahan wafat, Senapati Ingalaga menggantikan beliau.

Senapati memerintah wilayah ini menjadi kota makmur dan kemudian disebut Kota Gede yang artinya kota yang besar.

Berkunjung ke Kota Gede maka kamu dapat menemukan beberapa sisa-sisa saksi sejarah yang masih dijaga oleh penduduk setempat.

Saksi sejarah tersebut diantaranya reruntuhan benteng perhanan, kedhaton, rumah tradisional, Pasar Kotagede, serta kompleks makam pendiri kerajaan.

www.agtourindo.wordpress.com
www.agtourindo.wordpress.com

Hal yang istimewa dari wisata sejarah di kota ini adalah kamu tidak akan menemui pedagang asongan yang membuat risih. Penduduk sekitar juga akan menyambutmu dengan sikap hangat.

2Gua Jepang Parangtritis, Saksi Kekejaman Peperangan

www.primahapsari.com

Masihkah kamu ingat peristiwa pengeboman Pearl Harbor di Hawaii, Amerika Serikat? Peristiwa ini membuat Jepang menambah perhatian kepada negara-negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Pada tanggal 5 Maret 1942 Jepang berhasil menguasai Yogyakarta setelah mengalahkan tentara Belanda. Jepang kemudian membuat pos-pos pertahanan utama untuk menghalau tentara sekutu merebut kembali Indonesia.

Pos pertahanan yang masih berdiri kokoh adalah 18 gua pertahanan Jepang di Bukit Pundong, Kretek. Gua-gua ini tersembunyi di balik Bukit Kapur Pundong yang cukup terjal.

Suasana mencekam saat perang dunia II akan kamu rasakan bersama angin semilir yang berhembus.

www.adventrave.blogspot.com
www.adventrave.blogspot.com

Jika kamu berdiri di sekitar gua ini maka kamu dapat melihat Pantai Parangtritis dan Pantai Depok yang luas. Kamu juga dapat melihat keindahan perbukitan Menoreh dan Kabupaten Bantul dari ketinggian.

3Museum Sasmitaloka, Kediaman Pahlawan Besar Bangsa

www.toasteum.blogspot.com

“Anak-anakku, Tentara Indonesia, kamu bukanlah serdadu sewaan, tetapi prajurit yang beridiologi, yang sanggup berjuang dan menempuh maut untuk kelahiran tanah airmu.” (Panglima Besar Jenderal Sudirman).

Jenderal Sudirman pernah tinggal di Jalan Bintaran Wetan No.3 Yogyakarta. Kediaman ini disulap menjadi Museum Sasmitaloka Pangeran Jenderal Sudirman. Sasmitaloka dalam bahasa Jawa artinya tempat untuk mengingat.

Berkeliling museum ini kamu akan merasakan betapa perjuangan merebut kemerdekaan bangsa tak semudah yang kamu bayangkan. Membuatmu malu bahwa kamu hanya bersantai dan berfoya-foya dalam mengisi kemerdekaan.

www.youtube.com
www.youtube.com

Bung Karno pernah mengatakan istilah “Jasmerah” atau jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Hal ini senada dengan firman Allah bahwa Allah akan mempergilirkan masa kejayaan dari satu kaum ke kaum yang lain.

Sejarah akan terulang namun dalam konteks yang berbeda.

SHARE