Merupakan nikmat yang luar biasa dan tiada duanya jika suatu manusia mampu bermimpi bertemu dengan Rasulullah. Mimpi ini tentu menjadi mimpi yang paling diinginkan oleh seluruh umat islam.

Bagaimana tidak, bertemu dengan seorang kekasih ALLAH, yang mempunyai riwayat dan sejarah kehidupan yang luar biasa akan menjadikan iman semakin bertambah, cinta semakin berbunga dan keistiqomahan lebih terjaga.

Mari kita bahas bersama, manusia seperti apa yang mampu memimpikan Rasulullah

1Bukan Manusia Sembarangan

mozaik.inilah.com

Rasulullah telah membenarkan tentang umatnya yang bertemu dengan beliau dalam mimpi, karena setan tak mampu menyerupai wajah Rasul mulia tersebut

Tentu bukan manusia sembarangan yang mampu bermimpi seperti ini, mereka merupakan manusia pilihan, yang kuat iman dan selalu hatinya selalu merindukan Rasulullah.

2Golongan yang Pertama

gaulfresh.com

Golongan pertama adalah manusia yang dulu hidup dan berjuang bersama Rasulullah, mereka adalah para sahabat yang dulu senantiasa bersama Rasulullah. Mereka yang setia tentu tahu dan paham betul bagaimana wajah rasul, perkataan dan segala perbuatan Rasul.

Iman dan hati mereka selalu dekat dengan baginda Rasul, sehingga mereka mempunyai kesempatan besar jika ingin mimpi bertemu Rasulullah.

3Golongan yang Kedua

tokeinfo.com

Golongan kedua yang mampu bermimpi bertemu Rasulullah adalah umat muslim yang melakukan keshalehan lewat mencintai sekaligus mengikuti apa yang menjadi sunnah Rasul.

Golongan ini memang tergolong kategori yang tidak bisa di berikan terhadap seseorang, baik terhadap kyai, manusia yang sudah haji ataupun seorang ustad, tidak semudah itu.

Karena keshalehan dan hati manusia hanya ALLAH yang tahu, walau secara nyata dia mencintai Rasul, mengikuti cara hidup rasul dan mengikuti apa yang dikatakan rasul.

4Cara Membedakan Mimpi

nugarislurus.com

Inilah hal yang sulit dan banyak yang tertipu dengan mimpi, setidaknya seseorang yang mimpi bertemu rasulullah, manusia itu akan semakin taat, semakin dewasa dan semakin cinta kepada rasul.

Manusia tersebut  mungkin juga tidak akan menceritakan mimpinya kepada siapapun, karena kemungkinan besar tidak dipercaya dan dianggap mengada-ada, secara memang manusia terpilihlah yang mampu.

Berbeda dengan orang yang tertipu, mendapat buaian dan rekayasa syetan seolah-olah mimpi bertemu rasulullah. Manusia yang seperti ini justru akan bertingkah dan berpikiran berbeda.

Manusia tersebut justru akan memberitahukan kepada semua orang, ia juga akan merasa mendapat amanah besar, seperti menjadi penerus nabi atau seolah-olah menunjukkan hal baru yang dianggap penyelamat, padahal malah itu bertentangan dengan agama.

Banyak manusia di jaman sekarang mengaku seperti itu, bahkan mengaku malaikat jibril, konyolnya mereka bukan manusia yang taat, jauh dari ke shalehan bahkan kadang masih melakukan  kemaksiatan, itu sudah jelas merupakan tipuan syetan.

Bagi yang merasa umat Rasul, amalkanlah segala keshalehan semata-mata hanya karena Allah, bukan karena ingin bertemu Rasul dalam mimpi.

Jika pun memang ditakdirkan Allah bisa bertemu Rasul dalam mimpi, maka sesungguhnya itu adalah hak Allah dan di luar kemampuan kita sebagai hamba yang lemah, hina dan penuh dosa.

Semoga kita dipertemukan Rsulullah di JannahNYA.