Jika kamu tinggal di perkotaan, tentu udara yang kamu hirup sehari-hari sudah tercemar banyak polusi dari berbagai sumber buangan udara kotor seperti asap kendaraan bermotor, limbah udara pabrik dan lain sebagainya.

Demikian halnya dengan makanan yang kita konsumsi sehari-hari, zat beracun seperti pestisida seringkali masuk ke dalam tubuh kita. Karena zat ini memang cukup sulit untuk dihilangkan hanya dengan sekedar mencucinya dengan air.

Semua radikal bebas tersebut bila menumpuk dalam tubuh, lama kelamaan akan menimbulkan berbagai jenis penyakit seperti kanker, kemunduran fungsi otak, diabetes melitus, infeksi bahkan sampai mengancam nyawa kita.

Namun tenang saja, setiap masalah tentu ada solusinya. Begitu juga halnya dengan radikal bebas yang masuk dalam tubuh kita dapat dinetralisir menggunakan senyawa antioksidan. Senyawa unggulan ini dapat kamu temukan pada produk makanan tertentu.

Beberapa diantaranya dapat kamu temukan di sayur mayur yang dapat kamu konsumsi sehari-hari. Selain itu, kamu bisa mengupayakannya sendiri dengan menanam beberapa jenis sayuran ini agar dapat menekan biaya belanja sekaligus menjaga ketersediaannya.

Berikut ini beberapa sayuran yang mengandung antioksidan tinggi sebagaimana dilansir dari buku berjudul The Healing Power of Anti-oxidant Power of Anti-oxidant yang ditulis oleh Lanny Lingga, Ph.D.

1Kubis-kubisan

.internethaber.com

Memiliki nama latin Brasicaseae, kubis-kubisan merupakan jenis sayuran yang paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia. Beberapa diantaranya mudah kita temui di Indonesia seperti sawi, kembang kol, dan brokoli.

Jenis sayuran ini mengandung beberapa vitamin dan mineral yang dapat berperan sebagai zat antioksidan dalam tubuh seperti Vitamin C, Vitamin E, dan Beta karoten yang pro Vitamin A. Ada juga mineral seng, belerang, tembaga, mangan dan selenium yang terkandung di dalamnya.

Senyawa penting lainnya seperti glutathione, glucobrassin dan glukosinolat juga dapat kamu temukan dalam kubis yang juga berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh.

2Bayam

solusimasak.com

Bayam juga memiliki kandungan antioksidan tinggi lho. Beberapa senyawa seperti zat besi banyak ditemukan dalam bayam. Selain itu, pada bayam hijau terkandung lutein dan betakaroten yang tinggi. Lain halnya dengan bayam merah yang lebih banyak mengandung senyawa antosianin.

3Cabai

jogjarasa.com

Masyarakat Indonesia sebagian besar memiliki budaya kuliner yang menjadikan cabai sebagai bahan utama dalam tiap masakan. Rupanya hal ini berpengaruh baik bagi kesehatan kita. Selain untuk menambah selera makan, cabai juga mengandung beberapa zat antioksidan.

Beberapa senyawa tersebut antara lain seperti Vitamin C, Vitamin E, karotenoid, seng, tembaga, selenium, dan capsaicin.

4Jamur

resepmasakankomplit.com

Indonesia sebagai negara tropis dengan curah hujan tinggi memang cocok digunakan untuk budidaya jamur konsumsi dengan berbagai jenisnya. Jamur memiliki kandungan protein dan serat tinggi sehingga sangat baik untuk dikonsumsi sehari-hari.

Selain itu, jamur juga dapat menjadi sumber antioksidan bagi tubuh. Beberapa senyawa seperti seng, selenium dan mangan yang terkandung di dalamnya sangat bermanfaat untuk mendukung produksi dan kinerja antioksidan endogen dalam tubuh.